Hari ini, 1 Oktober adalah Hari Lansia Internasional (International Day of Older Persons). Sekilas, peringatan ini mungkin terasa seperti sebuah seremoni tahunan, ada ucapan selamat, seminar kesehatan, pemeriksaan gratis, atau kegiatan sosial bersama para lanjut usia. Padahal, jika direnungkan lebih dalam, Hari Lansia sesungguhnya bukan hanya tentang mereka yang sudah tua. Hari Lansia menajdi pengingat bagi kita semua tentang masa depan diri sendiri.
Read more: Memaknai Hari Lansia untuk Persiapan Kesehatan Masa Depan
Coba ingat, kapan terakhir kali kamu buka TikTok cuma untuk cari hiburan, tapi yang muncul justru video politisi joget diiringi sound lagi viral, atau konten “a day in my life” yang terasa dekat dan personal? Kalau pernah, kamu tidak sendirian. For You Page generasi muda hari ini pelan-pelan berubah jadi salah satu ruang kampanye politik paling efektif, meski jarang terasa seperti kampanye.
Read more: Politik 15 Detik: Ketika Algoritma Mengubah Gen Z dan Alpha Jadi Target, Bukan Pemilih
Bagi Anda pencinta rendang dan ayam pop, kalimat "Bila Anda puas beritahu teman, bila tidak puas beritahu kami" pasti sudah tidak asing lagi. Slogan yang kerap terpampang di dinding Rumah Makan Padang ini sering kali dianggap sebagai pemanis ruangan belaka. Namun, jika dibedah menggunakan kacamata bisnis modern, sebaris kalimat tersebut sebenarnya adalah strategi pemasaran tingkat tinggi yang menggabungkan dua teori besar, yaitu Word of Mouth (getok tular) dan Service Recovery (pemulihan layanan). Bagaimana sebuah warung tradisional bisa menerapkan konsep manajemen yang biasa diajarkan di program Magister Bisnis ini dengan begitu apik?
Read more: Pelajaran Marketing dari Dinding Rumah Makan Padang
Masa remaja sering kali digambarkan sebagai periode storm and stress, sebuah fase penuh gejolak emosi, luapan amarah, dan rasa cemas yang datang bertubi-tubi. Bagi seorang anak perempuan berusia remaja di fase ini, melangkah menuju kedewasaan rasanya seperti meniti tali tipis di atas jurang.
Read more: Mengembalikan Fungsi Rumah dan Sekolah sebagai Ruang Transisi Budaya
Ketika galodo menerjang Arosuka, Kabupaten Solok, pada Senin malam, 21 September 2026, perhatian tentu tertuju pada kawasan hilir: jalan yang tertutup material, fasilitas pemerintah yang terdampak, serta lumpur dan batu yang terbawa aliran. Namun untuk memahami mengapa bencana itu terjadi, pandangan harus diarahkan jauh ke atas—ke lereng atas Gunung Talang dan hulu Batang Laso.
Read more: Dari Lereng Talang ke Arosuka: Membaca Jejak Galodo dari Udara