Vietnam (UNAND) - Universitas Andalas (UNAND) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program pertukaran budaya internasional. Salah satu mahasiswa UNAND, Alma Fathiinah Rianto, berkesempatan mengikuti Equity Program di Faculty of Oriental Studies, University of Social Sciences and Humanities, Vietnam National University, Ho Chi Minh City, Vietnam.
Dalam kegiatan tersebut, Alma mengangkat tema “Gender Equality Representation in Indonesia through Minangkabau Matriarchal Culture”, yang menyoroti perspektif kesetaraan gender melalui sistem matrilineal Minangkabau. Topik ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus membuka ruang diskusi lintas budaya di lingkungan akademik internasional.
Selama program berlangsung, Alma tidak hanya berperan sebagai pengajar dalam Studi Indonesia, tetapi juga berinteraksi langsung dengan mahasiswa Vietnam yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap bahasa dan budaya Indonesia. Salah satu mahasiswa, Thanh Chung, mengungkapkan ketertarikannya terhadap Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan berbahasa.
“Kami sangat tertarik dengan bahasa dan budaya Indonesia karena itu salah satu cara agar kami dapat menguasai bahasa Indonesia dengan baik,” ujarnya pada Selasa (7/4).
Kehadiran penutur asli bahasa Indonesia menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa di sana. Interaksi langsung tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi.
Pengalaman ini menegaskan bahwa pertukaran budaya tidak hanya berfungsi sebagai sarana akademik, tetapi juga sebagai jembatan pemahaman antarbangsa. Melalui interaksi lintas budaya, mahasiswa dari kedua negara dapat saling belajar, berbagi perspektif, serta membangun hubungan yang lebih harmonis di tingkat global.
Alma menyampaikan bahwa pengalaman ini memberinya perspektif baru tentang peran mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk belajar, tetapi juga untuk berbagi pengetahuan dan budaya.
Kegiatan ini didanai oleh Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, serta dikelola dalam kerangka EQUITY Program (Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025)(*).
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

