Guangzhou–Beijing, Tiongkok (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) terus memperkuat komitmennya menuju perguruan tinggi bereputasi internasional melalui perluasan jejaring kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Tiongkok. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi ke Guangzhou dan Beijing pada 5–10 Juli 2026 bersama Delegasi Pendidikan Pemerintah Kota Padang yang menghasilkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, mobilitas mahasiswa, hingga pengembangan pembelajaran berbasis digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Delegasi dipimpin Wali Kota Padang, Fadly Amran, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Yopi Krislova, S.H., M.M., bersama Tim Padang Juara dan Staf Khusus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Oki Earlivan Sampurno. Misi pendidikan ini turut melibatkan pimpinan tujuh perguruan tinggi di Kota Padang (UNP, PNP, Unbrah, UBH, UPI-YPTK, STTIND), termasuk UNAND yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Syukri Arief, serta Ketua Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik, Prof. Dr. Eng. Ir. Meifal Rusli, M.T.
Dalam rangkaian agenda di Guangzhou, UNAND menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Foshan Polytechnic dan Guangzhou Huashang Vocational College. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pelatihan, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta implementasi berbagai program internasional.
Salah satu program yang menjadi fokus utama adalah credit earning, yaitu skema pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa UNAND menempuh perkuliahan di perguruan tinggi mitra di Tiongkok dengan pengakuan kredit akademik di UNAND. Pemerintah Kota Padang juga telah menyiapkan beasiswa bagi 60 mahasiswa dari perguruan tinggi di Kota Padang, termasuk 14 mahasiswa Program Studi Sarjana Teknik Mesin UNAND, untuk mengikuti program tersebut.
Prof. Syukri mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat internasionalisasi UNAND sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global.
"Internasionalisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kerja sama yang terjalin, tetapi sejauh mana kolaborasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi. Program seperti credit earning akan memperkaya pengalaman akademik mahasiswa, memperluas wawasan internasional, serta membekali mereka dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan global," ujarnya pada Kamis (9/7).
Selain penandatanganan kerja sama, delegasi juga mengunjungi laboratorium modern dan kawasan industri di Provinsi Guangdong untuk mempelajari keterkaitan antara pendidikan vokasi, penelitian terapan, dan kebutuhan industri. Kegiatan dilanjutkan di Beijing melalui partisipasi dalam China–Indonesia Education Cooperation Symposium, yang mempertemukan delegasi dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Tiongkok guna menjajaki peluang kolaborasi di bidang mobilitas mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta pengembangan pembelajaran berbasis teknologi digital.
Delegasi juga mengunjungi Zhongguancun Low-Altitude Airspace Technology Innovation Center dan The National Torch Academy of Innovation and Entrepreneurship (NTAIE), Tsinghua University untuk mempelajari implementasi kecerdasan buatan dalam pendidikan, inovasi, dan pengembangan industri. Kunjungan ditutup di Northern International Automotive Education School of Advanced Manufacturing and Robotics, Peking University, yang menampilkan pengembangan pendidikan manufaktur maju dan robotika yang terintegrasi dengan kebutuhan industri masa depan.
Prof. Syukri menambahkan bahwa hasil kunjungan ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap transformasi teknologi sekaligus memperluas jejaring riset internasional UNAND.
"Kami ingin memastikan setiap kemitraan yang dibangun mampu menghasilkan program nyata, mulai dari pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif, pengembangan pembelajaran, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Andalas dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional," tutupnya.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
