Padang (UNAND) – Komitmen Universitas Andalas (UNAND) dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jejaring internasional terus diwujudkan melalui berbagai program mobilitas akademik. Salah seorang mahasiswa Program Magister Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian (Faperta) UNAND Ahmad Muhidin, memperoleh kesempatan mengikuti International Student Exchange Program di Laboratory of Plant Pathology, Faculty of Applied Biological Sciences, Gifu University, Jepang, yang berlangsung pada 16 Mei – 16 Juni 2026.
Program ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama internasional UNAND dengan Gifu University dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar dan penelitian di lingkungan akademik bertaraf internasional.
Saat melepas keberangkatan mahasiswa, Dekan Faperta UNAND Prof. Dr. Ir. Indra Dwipa, M.S., menyampaikan bahwa program internasional seperti ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperluas wawasan global. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya, membangun jejaring akademik internasional, serta menjadi duta yang mampu membawa nama baik Universitas Andalas di tingkat internasional.
Selama mengikuti program, Ahmad bergabung di Laboratory of Plant Pathology di bawah bimbingan Prof. Masafumi Shimizu. Dalam kegiatan tersebut, ia terlibat dalam penelitian mengenai pemanfaatan bakteri sebagai agen pengendali hayati dan pemacu pertumbuhan tanaman yang berpotensi mendukung pengelolaan penyakit tanaman secara berkelanjutan.
Melalui penelitian tersebut, Ahmad mempelajari berbagai teknik mikrobiologi dan biologi molekuler, mulai dari isolasi dan karakterisasi mikroorganisme, pengujian potensi bakteri sebagai agen biokontrol dan pemacu pertumbuhan tanaman, hingga analisis molekuler. Ia juga berkesempatan memanfaatkan fasilitas laboratorium modern serta memahami budaya riset di Gifu University yang mengedepankan kedisiplinan, ketelitian, dan kolaborasi.
Selain kegiatan penelitian, Ahmad aktif mengikuti seminar laboratorium, diskusi ilmiah, dan berbagai aktivitas akademik lainnya. Pengalaman tersebut memberikan wawasan baru mengenai pelaksanaan penelitian di lingkungan internasional sekaligus memperluas jejaring akademiknya.
Menurut Ahmad, program ini menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam perjalanan akademiknya.
"Mengikuti program ini memberikan pengalaman yang luar biasa bagi saya. Selain memperoleh keterampilan penelitian dan laboratorium yang lebih mendalam, saya juga belajar mengenai budaya riset di Jepang yang mengutamakan disiplin, ketelitian, dan kolaborasi. Pengalaman tersebut memperluas wawasan saya tentang perkembangan ilmu proteksi tanaman serta memotivasi saya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pertanian di Indonesia," ujarnya pada Jumat (17/7).
Penanggung jawab Program EQUITY Depertemen Proteksi Tanaman, Faperta UNAND Dr. My Syahrawati, S.P., M.Si., mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program internasional merupakan bagian dari upaya Fakultas Pertanian untuk meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperluas kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi bereputasi dunia.
"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman penelitian di laboratorium internasional, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta membangun jejaring akademik global. Kompetensi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghasilkan inovasi dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pertanian," jelasnya.
Partisipasi mahasiswa dalam program ini menjadi bagian dari komitmen UNAND untuk terus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi bereputasi dunia. Pengalaman belajar dan penelitian di lingkungan internasional diharapkan dapat membentuk lulusan yang adaptif, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan sektor pertanian di Indonesia.
Program International Student Exchange di Gifu University didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dan dikelola melalui Program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University Recognition) berdasarkan Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
