Padang (UNAND) – Komitmen Universitas Andalas (UNAND) dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan kembali diwujudkan melalui partisipasi mahasiswa dalam program International Student Outbound. Sebanyak empat mahasiswa Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas mengikuti program akademik di Nong Lam University, Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 16–31 Mei 2026.

Program mobilitas internasional tersebut didanai sepenuhnya oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University Recognition). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Universitas Andalas memperkuat kualitas pendidikan berstandar internasional sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya IKU 2 mengenai pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus dan IKU 6 tentang kemitraan program studi dengan institusi bereputasi dunia.

Penanggung jawab program, Dr. My Syahrawati, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama berkelanjutan antara Program Studi Proteksi Tanaman Universitas Andalas dengan Departemen Proteksi Tanaman Nong Lam University. Kolaborasi tersebut tidak hanya mencakup pertukaran mahasiswa, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset dan pertukaran dosen di masa mendatang.

“Program Student Outbound merupakan salah satu instrumen strategis dalam implementasi Program EQUITY sekaligus menjadi program yang paling dinantikan di Departemen Proteksi Tanaman,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, dikatakannya mahasiswa memperoleh kesempatan belajar secara langsung di lingkungan akademik dan laboratorium internasional yang memiliki keunggulan dalam metodologi penelitian, pemanfaatan teknologi laboratorium modern, serta pengelolaan pertanian dan proteksi tanaman berbasis sains mutakhir. “Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan akademik mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka untuk bersaing di tingkat global,” ujarnya pada Sabtu (4/7).

Empat mahasiswa yang terpilih mengikuti program ini terdiri atas satu mahasiswa Program Magister (S2), Paulina Unur Welderia Simanjuntak, serta tiga mahasiswa Program Sarjana (S1), yaitu AM Zahid Almurtadha, Agung Laksana Bayu, dan Nurlaila.

Selama berada di Nong Lam University, para mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan akademik dan praktik laboratorium di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Agronomi. Materi yang dipelajari meliputi identifikasi hama dan musuh alami, teknik rearing serangga, penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada sistem budidaya pertanian, hingga pelaksanaan proyek laboratorium bersama dosen dan mahasiswa setempat.

Pemilihan Nong Lam University sebagai mitra didasarkan pada keunggulannya dalam bidang pertanian tropis dan subtropis yang memiliki karakteristik serupa dengan agroekosistem Indonesia. Kesamaan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari pendekatan pengelolaan tanaman yang relevan sekaligus memperkaya pengalaman akademik melalui pertukaran pengetahuan lintas negara.

Salah seorang peserta, Agung Laksana Bayu, mengaku program tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan perkuliahan di dalam negeri. Menurutnya, interaksi langsung dengan dosen, peneliti, dan mahasiswa internasional membuka perspektif baru mengenai perkembangan ilmu proteksi tanaman.

“Selama mengikuti program ini, saya belajar bahwa pengelolaan hama tidak hanya bergantung pada teori, tetapi juga didukung oleh teknologi laboratorium, penelitian yang sistematis, dan kolaborasi antarpeneliti dari berbagai negara. Kami juga mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan mahasiswa internasional sehingga memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk berkompetisi di lingkungan akademik global. Pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kemampuan dan berkontribusi bagi pengembangan pertanian Indonesia,” ungkapnya.

Kegiatan International Student Outbound ke Nong Lam University didanai sepenuhnya oleh LPDP atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program EQUITY berdasarkan Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik