Padang (UNAND) - Universitas Andalas resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dompet Dhuafa melalui Yayasan Wirausaha Indonesia Berdaya (YWIB) guna memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Istana Gubernur Sumatera Barat, Selasa (5/5).

Kemitraan ini diarahkan untuk mengintegrasikan kekuatan akademik dan gerakan filantropi dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Barat. Fokus kerja sama mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, mengatakan kolaborasi ini membuka peluang pengembangan berbagai program, mulai dari beasiswa, kuliah praktisi, hingga peningkatan literasi sosial dan kewirausahaan mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga didorong terlibat langsung dalam program pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk pengembangan riset kolaboratif yang berfokus pada isu sosial, ekonomi umat, kesehatan masyarakat, dan pengentasan kemiskinan. Hasil riset tersebut diharapkan tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi menjadi dasar perumusan program sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Universitas Andalas, Aidinil Zetra, menekankan pentingnya dampak nyata dari kerja sama ini bagi masyarakat luas.

“Kolaborasi ini diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya menjadi kerja sama administratif,” katanya.

Pihak UNAND menilai sinergi dengan Dompet Dhuafa sejalan dengan komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Di sisi lain, Dompet Dhuafa memandang kemitraan dengan institusi akademik sebagai langkah penting untuk memastikan program sosial berjalan berbasis riset, terukur, dan berkelanjutan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara kampus dan lembaga sosial dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik