Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) menggelar Wisuda IV Tahun 2026 Program Vokasi, Sarjana, Profesi, Spesialis, Magister, dan Doktor pada Jumat (18/9) di Auditorium Universitas Andalas yang dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti sebanyak 673 lulusan dari Sekolah Pascasarjana, Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Kedokteran (FK).
Sekolah Pascasarjana meluluskan 92 wisudawan yang terdiri atas 74 lulusan program profesi, 11 magister, dan 7 doktor. Fakultas Teknologi Informasi meluluskan 91 lulusan yang seluruhnya berasal dari program sarjana. Sementara itu, Fakultas Kedokteran meluluskan 137 wisudawan, terdiri atas 84 sarjana, 20 spesialis, 17 magister, dan 16 doktor. Fakultas Farmasi meluluskan 154 wisudawan, yang terdiri atas 48 sarjana, 99 profesi, 2 magister, dan 5 doktor. Fakultas Hukum meluluskan 199 wisudawan, terdiri atas 148 sarjana, 42 magister, dan 9 doktor.
Dalam sambutannya, Rektor UNAND, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt. menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan, orang tua, dan keluarga yang telah mendukung perjalanan akademik hingga mencapai tahap kelulusan.
Mengutip Surah Al-Mujadalah ayat 11, Rektor menyampaikan bahwa Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Menurutnya, capaian wisuda merupakan hasil dari perjalanan panjang yang tidak hanya dilalui oleh mahasiswa, tetapi juga oleh keluarga yang senantiasa memberikan dukungan.
“Hari ini adalah hari panen dari benih yang ditanam dengan kerja keras dan kadang dengan air mata,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga mengingatkan para lulusan untuk terus menjaga rasa ingin tahu dan menjadikan pembelajaran sebagai bagian dari kehidupan. Selain itu, para wisudawan diminta menjaga nama baik keluarga, diri sendiri, dan almamater karena reputasi merupakan aset yang sulit dibangun kembali apabila telah rusak.
Sepanjang 2026, UNAND telah meluluskan lebih dari 6.500 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan. Saat ini, UNAND memiliki lebih dari 36.000 mahasiswa aktif dengan 154 program studi yang mencakup jenjang vokasi, sarjana, profesi, magister, doktor, dan spesialis.
Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI, Prof. Dr. Arif Satria yang turut hadir pada wisuda ini, dalam sambutannya mengangkat tema “Leadership Kreatif dan Mandiri Menuju Indonesia Emas 2045” di hadapan wisudawan.
Ia menjelaskan empat tingkatan kepemimpinan yang perlu dikembangkan oleh generasi muda, yaitu lead self, lead others, lead change, dan lead the future. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi perlu mampu memimpin diri sendiri sekaligus beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di tingkat global.
Dr. Arif juga menyoroti sejumlah perubahan yang dihadapi generasi saat ini, mulai dari dinamika geopolitik, perubahan iklim, perubahan demografi, hingga perkembangan teknologi. Penguasaan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial (AI), perlu diimbangi dengan green skills, digital skills, serta kemampuan yang mendukung keberlanjutan dan kemanusiaan.
“Era 2045 adalah era Anda semua,” ujarnya kepada para wisudawan.
Ia juga mendorong para lulusan untuk membangun growth mindset, yaitu pemahaman bahwa kemampuan dan kapasitas seseorang dapat terus berkembang melalui proses belajar dan tindakan nyata. (nic)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik.
