Padang (UNAND) – Sebanyak lima mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas (UNAND) telah menyelesaikan Program Student Equity di Hokusei Gakuen University, Sapporo, Hokkaido, Jepang. Program yang berlangsung pada 31 Mei hingga 14 Juni 2026 ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.

Delegasi UNAND terdiri atas lima mahasiswa dari berbagai jenjang dan program studi, yakni Gabelly Sharmila (Magister Manajemen), Aulia Sharfina (Manajemen Internasional), Muhammad Dzakwan El Harits (Manajemen Internasional), Vanya Valencia (Manajemen Internasional), serta Ferdi Athaala Al Zacky (Akuntansi Internasional).

Program Student Equity dirancang tidak hanya untuk memberikan pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kelembagaan antara UNAND dan Hokusei Gakuen University. Melalui berbagai kegiatan akademik, pertukaran budaya, serta interaksi antarmahasiswa dan dosen selama program berlangsung, kedua perguruan tinggi membangun fondasi kerja sama yang lebih kuat sekaligus membuka peluang kolaborasi pada bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan program akademik di masa mendatang.

Salah seorang peserta Program Student Equity, Muhammad Dzakwan El Harits, mengatakan bahwa pengalaman mengikuti program tersebut memberikan banyak pembelajaran yang tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan lingkungan akademik dan masyarakat Jepang.

"Selama mengikuti Student Equity, kami tidak hanya belajar di lingkungan akademik yang berbeda, tetapi juga berkesempatan memahami budaya, cara belajar, dan kehidupan masyarakat Jepang secara langsung. Pengalaman ini memperluas wawasan kami, melatih kemampuan beradaptasi dalam lingkungan multikultural, serta membentuk pola pikir yang lebih global," ujarnya pada Rabu (24/6).

Menurut Dzakwan, program tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa UNAND untuk memperkenalkan kampus di tingkat internasional sekaligus membangun jejaring akademik yang lebih luas.

Sementara itu, Wakil Dekan I FEB UNAND Asniati, Ph.D., mengatakan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam program internasional merupakan bagian dari strategi fakultas dalam menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing global sekaligus mampu menjadi duta Universitas Andalas di tingkat internasional.

"Program Student Equity tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di lingkungan akademik internasional, tetapi juga membentuk karakter, kemampuan beradaptasi, dan cara berpikir global. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama berada di Jepang dapat dibagikan kepada sivitas akademika dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi serta memanfaatkan peluang mobilitas internasional yang tersedia," ujar Asniati.

Ia menambahkan, FEB UNAND akan terus mendorong partisipasi mahasiswa dalam berbagai program internasional sebagai bagian dari implementasi visi internasionalisasi fakultas dan universitas. Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin kompetitif.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik