Padang (UNAND) – Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas menggelar bazar kewirausahaan sebagai bagian dari implementasi mata kuliah kewirausahaan. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Mei 2026, bertempat di koridor Fakultas Ilmu Budaya.
Bazar ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengelola dan mengembangkan usaha. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kewirausahaan di dalam kelas, tetapi juga mengaplikasikannya secara nyata di lapangan.
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Prof. Dr. Ike Revita, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai Departemen Ilmu Sejarah terus menghadirkan inovasi dan gebrakan positif di lingkungan FIB.
"Departemen Ilmu Sejarah ini selalu hadir dengan gebrakan luar biasa, ini merupakan bazar pertama mahasiswa yang dibuka langsung oleh dekan," ujarnya.
Menurutnya, bazar kewirausahaan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya pengembangan potensi mahasiswa di luar bidang akademik.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Ilmu Sejarah tidak hanya unggul dalam kajian akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di bidang ekonomi kreatif.
Sebanyak 14 stand mahasiswa turut meramaikan bazar ini dengan berbagai produk hasil kreativitas masing-masing, mulai dari makanan, minuman, hingga produk kerajinan. Kegiatan ini juga didukung oleh enam sponsor yang berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan bazar.
Menariknya, bazar ini turut menghadirkan layanan tambahan seperti servis motor dari Hayati serta partisipasi Palang Merah Indonesia yang membuka layanan donor darah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan bekal keterampilan kewirausahaan yang telah diasah sejak di bangku perkuliahan.
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

