Padang (UNAND) – Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan memberikan pendampingan kepada masyarakat penyintas banjir yang terjadi pada November lalu. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat yang terus dikawal sejak awal bencana hingga tahap pemulihan ke depan.

Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D, menyampaikan bahwa kekuatan alumni UNAND yang kini berjumlah lebih dari 150 ribu orang dan tersebar di berbagai penjuru dunia menjadi modal besar dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“IKA UNAND tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga terus mengawal proses pemulihan hingga jangka panjang. Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kita bersama,” ujar Rektor pada Selasa (17/3) sebelum berbuka puasa di Kampuang Talang Batu Busuak.

Menurutnya, momentum Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas tahun ini turut diisi dengan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung. Salah satunya melalui Rumah Sakit Universitas Andalas yang menyelenggarakan layanan kesehatan gratis seperti khitan massal, operasi bibir sumbing dan lelangit, serta operasi katarak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, kegiatan pengabdian juga diperkuat melalui keterlibatan mahasiswa dan dosen yang secara berkelanjutan hadir di tengah masyarakat. Berbagai program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa UNAND juga terus mendorong sinergi dengan pemerintah dalam menyusun langkah pemulihan yang terintegrasi, termasuk melalui skema Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

“Ke depan, kita tidak hanya fokus pada bantuan kemanusiaan, tetapi juga memastikan roda perekonomian masyarakat kembali berjalan,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Suku Tanjung, Dasrul, mengapresiasi peran aktif UNAND dan IKA UNAND dalam mendampingi warga. Ia menilai kehadiran kampus tidak hanya sebatas bantuan sesaat, tetapi juga menghadirkan solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

“Kami merasakan betul kepedulian dari UNAND dan para alumni. Mereka hadir sejak awal hingga sekarang, memberikan harapan dan membantu kami untuk bangkit kembali,” ungkapnya.

Melalui semangat berbagi dan kebersamaan, UNAND berharap masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri dengan penuh optimisme, sekaligus memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.(*)

Humas, Protokoler dan Layanan Informasi Publik