Padang (UNAND) - Pergantian kepemimpinan Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Andalas resmi dilaksanakan melalui upacara serah terima jabatan komandan. Momentum ini menjadi bagian penting dalam proses regenerasi organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan pembinaan dan pengabdian Menwa di lingkungan kampus.
Direktur Kemahasiswaan Universitas Andalas, Dr. Eng. Dendi Adi Saputra, menegaskan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar pergantian posisi kepemimpinan, tetapi memiliki makna strategis bagi keberlanjutan organisasi. Menurutnya, dinamika pergantian kepemimpinan merupakan proses regenerasi yang harus terus berjalan untuk memastikan semangat pengabdian Resimen Mahasiswa tetap terjaga.
“Pergantian kepemimpinan adalah bagian dari proses regenerasi organisasi. Hal ini penting untuk menjamin kesinambungan pembinaan serta menjaga semangat pengabdian Resimen Mahasiswa kepada universitas, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya saat melantik komandan baru pada Jumat (13/3) di Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada komandan sebelumnya, Fira Amalia atas dedikasi dan pengabdiannya selama satu tahun memimpin organisasi. Ia menilai berbagai program yang dijalankan bersama jajaran pengurus menunjukkan loyalitas dan komitmen tinggi dalam mengembangkan Menwa Universitas Andalas.
Kepada komandan baru, Doni Agustian, Dendi mengucapkan selamat menjalankan amanah kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa memimpin organisasi seperti Menwa bukanlah tugas sederhana, karena peran tersebut menjadi penentu arah dan masa depan organisasi.
“Selamat bertugas kepada Komandan Doni. Ini bukan tanggung jawab yang ringan, tetapi menjadi momentum untuk membuktikan bahwa Menwa dapat terus maju dan berkolaborasi bersama berbagai pihak,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota Menwa atas loyalitas serta kerja keras dalam menjalankan berbagai program organisasi. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada kepengurusan baru merupakan amanah besar untuk membina anggota, memimpin organisasi, sekaligus menjaga kehormatan Resimen Mahasiswa.

Lebih lanjut, Dendi mengingatkan bahwa sebagai organisasi kemahasiswaan, Menwa tetap harus menempatkan kegiatan akademik sebagai prioritas utama. Kehadiran organisasi diharapkan menjadi supporting system yang mendorong mahasiswa untuk berkembang secara akademik sekaligus berkontribusi dalam kegiatan kemasyarakatan.
Ia berharap kepemimpinan baru Resimen Mahasiswa Universitas Andalas dapat semakin solid, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi universitas serta masyarakat luas.
“Semoga kepemimpinan baru Menwa UNAND semakin kuat dan solid. Terus tingkatkan kapasitas diri, jaga nama baik almamater dan institusi, serta bangun hubungan baik dengan berbagai pihak,” tutupnya.(*)
Humas, Protokoler, dan Layanan Informasi Publik

