Solok (UNAND) - Senyum dan raut antusias tampak menghiasi wajah puluhan orang tua yang mendampingi anak-anak mereka mengikuti Sunat Massal Gratis yang diselenggarakan Universitas Andalas (UNAND) di Nagari Cupak, Kabupaten Solok, Minggu (21/6). Sebanyak 70 anak mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari rangakaian Dies Natalis ke-70 UNAND. 

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, UNAND tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut membantu menjawab kebutuhan kesehatan warga.

Sunat massal gratis sebenarnya telah menjadi program rutin yang dilaksanakan Universitas Andalas selama bertahun-tahun. Jika sebelumnya kegiatan lebih banyak dipusatkan di Rumah Sakit Universitas Andalas, tahun ini UNAND memilih untuk mendatangi langsung masyarakat di daerah yang membutuhkan layanan tersebut.

Langkah ini sejalan dengan semangat Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas yang mengusung nilai “tumbuh berakar”, yakni kehadiran perguruan tinggi yang semakin dekat dengan masyarakat dan berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Di bawah koordinasi dr. Yopi Putra, kegiatan sunat massal melibatkan dokter konsulen, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Departemen Bedah, serta mahasiswa koasisten yang sedang menjalani stase bedah. Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi calon dokter untuk mengasah keterampilan dan empati dalam melayani pasien.
Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari Karang Taruna setempat yang membantu berbagai kebutuhan teknis di lapangan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, semua anak tetap sehat, dan kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menerima kehadiran serta pengabdian Universitas Andalas di Nagari Cupak,” ujar dr. Yopi Putra.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Bagi sebagian keluarga, program ini menjadi kesempatan berharga untuk mendapatkan layanan kesehatan yang aman dan berkualitas tanpa harus terbebani biaya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Rumah Sakit Universitas Andalas, dr. Riendra, turut menanggapi aspirasi yang disampaikan Wakil Camat terkait kebutuhan layanan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa Universitas Andalas melalui Rumah Sakit UNAND terbuka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut.

“Kami memiliki program rutin untuk penanganan bibir sumbing dan celah langit-langit. Silakan masyarakat yang membutuhkan datang ke Rumah Sakit Universitas Andalas, kami siap membantu,” ungkapnya.

Melalui berbagai program pengabdian yang terus dijalankan, Universitas Andalas berharap dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat serta memastikan manfaat kehadiran perguruan tinggi dapat dirasakan secara langsung oleh warga hingga ke pelosok daerah. (N)

 

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik.