Bedah Buku Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia  Klik tombol ini
Toggle Bar

Handyka Milfiadi

  • + Prodi: Profesi Dokter
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2012

Handyka Milfiadi, Anak tertua dari empat bersaudara, putra dari Alfian, SH MM dan Harmili, S.Pd MM. Ia Lahir di Padang Manis (Bengkulu), 6 Mei 1993. Ia merupakan mahasiswa Profesi Dokter angkatan 2012, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas yang baru saja menyelesaikan  kepaniteraan klinik di RSUP Dr. M Djamil Padang. 

Sebagai seorang mahasiswa Ia dikenal aktif dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan baik di dalam maupun di luar kampus. Ia mengabdikan dirinya melalui berbagai organisisasi di kampus, salah satunya di BEM KM FK Unand dengan jabatan sebagai Ketua Umum (Gubernur) Pada periode 2014--2015. Beberapa organisisasi lainnya yang pernah ia ikuti, antara lain: Anggota DPM KM FK UNAND (2016-2017), Ketua Himpunan Mahasiswa Bumi Raflesia Bengkulu (2016-2018), Staf Kestari Medical student Research Center (MRC) FK UNAND (2013-2014), Staf Kajian Strategis BEM KM FK UNAND (2013-2014), Staf Internal Affair English Club Ligament FK UNAND (2012-2013), Anggota Madya Forum Studi Kedokteran Islam (2012- sekarang), Anggota Forum Ketua BEM Fakultas Kedokteran Se-Indonesia ISMKI (2014-2015).

Selain itu, Ia juga dikenal aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial, ia tercatat sebagai sebagai koordinator HUMAS lembaga pengabdian masyarakat dan tanggap bencana Bulan sabit merah Indonesia (BSMI) Kota Padang. Beberapa waktu lalu juga ia sempat berangkat menjadi relawan medis dalam Bencana Gempa di Lombok NTB dan Bencana Gempa Tsunami dan Liquifaksi di Palu, Sigi, Donggala Sulawesi Tengah. 

Terlibat aktif di organisasi tidak menghambat Handyka yang sedari kecil bercita-cita menjadi dokter dan juga dosen ini untuk tetap berprestasi dibidang-bidang lain. Semboyan “Familly First, Organisasi Nomor satu, Kuliah yang utama, Allah SWT segalanya” membuat ia juga turut aktif dalam kegiatan-kegiatan keilmiahan. Ketika menjadi ketua BEM, ia membuat program kerja G100PKM FK UNAND yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah partisipasi mahasiswa fakultas kedokteran dalam Pekan kreativitas Mahasiswa (PKM). Program kerja tersebut berhasil dan masih berlanjut sampai saat ini. Berkat aktif dalam kegiatan ilmiah dan PKM ini lah juga yang membawanya untuk mempresentasikan beberapa research di acara-acara pertemuan ilmiah dunia. 

Diawalii pada Februari 2016, ia dan rekannya dari FK Unand melakukan presentasi ilmiah dalam acara Takeda Science Foundation Symposium di Osaka, Jepang. Kemudian masih di tahun yang sama, Ia kembali membawa nama Unand ke kancah internasional, ia dan tim menjadi perwakilan mahasiswa S1 kedokteran satu-satunya yang lulus untuk presentasi ilmiah dalam acara tahunan dunia hipertensi yaitu Hypertention 2016 yang diselenggarakan oleh International Society of Hypertention di Korea Selatan pada September 2016. Tidak hanya sekadar presentasi, ia juga meraih travel grant award senilai USD 500 pada acara tersebut. Tidak berhenti disitu pada Februari 2018 ia kembali berangkat ke negeri Gingseng menjadi Moderated Poster Presentant dalam acara Asia-Pasific Cardio-Metabolic Syndrome (APCMS 2018) dan lagi-lagi ia kembali mendapat travel grant award senilai USD 1000 pada acara ini. 

Berikut beberapa prestasi akademik dan non akademik yang pernah Handyka raih, diantaranya: Travel grant award and Moderated Poster Presentant pada 1st Asia Pasific Cardiometabolic Syndrome Congress (APCMS), South Korea (2018) , Travel Grant award and Research Poster Presentation pada International Society of Hypertention, Seoul, South Korea (2016), 5 besar mahasiswa terbaik bidang eksakta Univ Andalas (2016), Mahasiwa Terfavorit FK Unand BROCA Award (2016), Best Creative Student Andalas University, Unand Award (2016), Juara 1 Debat Kesehatan Mahasiswa se Sumatera Barat Gebyar Farmasi Unand (2015), Juara 1 Debat Kesehatan Mahasiswa Se-Sumatera Jawa FRESH FKM UNAND (2014), Research Poster presentation on Takeda Science Foudations Symposium, Japan (2016), Accepted Research Abstarct On Asian Future Conference in Kitakysushu, Japan (2016), Pimpinan Organisasi Favorit FK UNAND BROCA Award (2015), PKM-P Didanai Dikti (2014), Juara 1 Futsal Medical Sport Olympiad FK Unand (2014).

Dan berikut adalah Scientific Publications yang pernah ditulis oleh Handyka: Pengaruh Pemberian Kortikosteroid terhadap Jumlah dan Hitung Jenis Leukosit Pada Mencit (Mus musculus) berdasarkan lama pemberian (2016), Gerakan Dopamin (Dokterku Pahami Nasibku) : Upaya Penerapan Komunikasi Efektif Mahasiswa Kedokteran Terhadap Minority Linguistic Group Melalui Pendekatan Dengan Bahasa Isyarat. (2014), Uji Manfaat Teh Bunga Ki Tolod Pada Mencit dengan Hiperkolesterolemia (2013), dan Banjir? Awas Leptospirosis! (2013).

Memutusan menjadi seorang aktivis kampus, bukan berarti harus membuat kita hanya fokus menjadi seorang aktivis dan organistoris saja. Bukan berarti kita harus meninggalkan kewajiban dan potensi lain yang kita miliki. Baginya, Seorang aktivis tetap harus menyeimbangkan antara akademik sebagai tugas utama dan organisasi sebagai tanggung jawab sosial dan ladang pemenuhan soft skill dan dan juga karya. Karena selayaknya seorang aktivis harus menjadi role model bagi mahasiswa-mahasiswa lain di sekelilingnya yang harus bisa tetap mengembangkan potensi yang dimiliki dalam setiap bidang-bidang lainnya. Sesuai dengan tagline Familly First, Organisasi Nomor satu, Kuliah yang utama, Allah SWT segalanya. Berkarya untuk Indonesia dengan karya, cita dan Cinta.

(HD-Humas dan Protokol Unand)

 

Read 1735 times