Formulir Pembukaan Rekening Baru Bank Syariah Mandiri untuk Mahasiswa Baru SNMPTN 2019  Klik tombol ini
Toggle Bar

Ranggi Putri Rendi

  • + Prodi: Managemen
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2014

Ranggi Putri Rendi merupakan mahasiswi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi angkatan 2014. Aktif di salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat Universitas, yaitu UKM PIKMAG Unand telah mengantarkan Ranggi menjadi salah satu “Bintang Aktifis Kampus”. Bintang Aktifis Kampus adalah sebuah penghargaan yang diberikan oleh Kampus Universitas Andalas kepada mahasiswa atas dedikasinya selama di kampus. 

Lulus sebagai Bintang Aktifis Kampus merupakan sebuah kebanggaan yang sangat besar dan ini merupakan hasil dari kerja keras dan doa, tidak hanya dia namun juga orang tuanya.

Ranggi lahir di Payakumbuh, 10 Februari 1998. Ia merupakan anak ketiga dari empat orang  bersaudara yang mempunyai orang tua yang hebat, yaitu Papa Zulmardi dan Mama Ernita Ajis, S.Pd. Orang tuanya telah berhasil menyekolahkan anak-anaknya sampai tingkat S1, 3 orang telah mendapatkan gelar sarjana di Universitas Andalas yaitu abangnya yang nomor satu dan dua dan yang ketiga dia, yaitu S.Sos, S.Pt, dan S.E, serta adik perempuannya yang baru memasuki dunia perkuliahan. 

Salah satu sifat orang tuanya yang berusaha untuk selalu diterapkannya adalah tidak mengeluh dan selalu mencoba serta ia selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk membanggakan orang tuanya.

Ranggi menyelesaikan kuliah dalam waktu 3 tahun 11 bulan dengan ipk 3,63 dan prediket kelulusan “Dengan Pujian”. Ini merupakan salah satu  wish list yang ditulisnya saat awal kuliah dan ternyata hal tersebut tercapai. Ia juga merupakan satu-satunya dari 53 mahasiswa jurusan Manajemen yang lulus dengan pujian saat wisuda Unand periode III tahun 2018, dan lulus diumur 20 tahun.

Ranggi telah menempuh pendidikan di SDN 31 Seberang Betung (2003-2006) kemudian mengikuti program akselerasi di SDN 23 Balai Panjang (2006-2008) dan menamatkan jenjang Sekolah Dasar selama 5 tahun. 

Ia melanjutkan pendidikan di SMP N 4 Payakumbuh (2008-2011), SMA N 2 Payakumbuh (2011-2014), dan melanjutkan pendidikan S1 di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (2014-2018).

Dari SD sampai SMA, Ranggi selalu aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler drumband. Saat SD dan SMP ia bergabung dengan Pramuka serta saat SMA ia bergabung dengan  kegiatan ekstrakurikuler Paskibraka dan terpilih menjadi pasukan 17 sayap kanan di tingkat Kota Payakumbuh pada tahun 2012. 

Selama kuliah Ranggi menikmati tahun pertamanya dengan mengikuti berbagai kegiatan dengan teman-teman angkatan dan senior di lingkungan manajemen, karena ia berpikir kita harus mengenal terlebih dahulu lingkungan terdekat kita dan menjalin hubungan yang erat, setelah itu baru melangkah keluar untuk lebih mengembangkan potensi diri. 

Kemudian tahun kedua ia mulai berkecimpung di dalam organisasi yaitu UKM PIKMAG Unand dengan mengikuti open recruitmennya terlebih dahulu. PIKMAG mempunyai kepanjangan yaitu Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa Andalas Group. UKM ini bergerak di bidang remaja dan substansi Genre seperti HIV/AIDS, seks bebas, Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), life skill, dll  . 

Setelah lulus di UKM PIKMAG Unand dan dilantik sebagai pikers (sebutan anggota di UKM PIKMAG) generasi ke-7, ia menjadi Sekretaris Divisi Program periode 2016-2017. Divisi Program merupakan otaknya UKM PIKMAG dan di divisi ini memiliki acara-acara yang berskala besar. 

Ia juga mengikuti berbagai kepanitian dalam organisasi ini maupun kepanitian di organisasi lainnya, baik sebagai anggota, koordinator, sekretaris maupun ketua panitia. Tahun 2016 Ranggi terpilih menjadi perwakilan UKM PIKMAG untuk mengikuti ajang Duta Genre tingkat Provinsi Sumbar. 

Ranggi juga bergabung dengan organisasi BEM KM FE UA dan menjadi Sekretaris Departemen Kesma (Kesejahteraan Mahasiswa) periode 2016-2017. Pada tahun ketiga kuliah ia lanjut di organisasi UKM PIKMAG Unand dan terpilih sebagai Ketua Umum UKM PIKMAG Unand generasi ke-8 untuk periode 2017-2018.

 Umur tidaklah menjadi penghalang baginya, walaupun baru berumur 19 tahun ia telah bisa memimpin sebuah organisasi dan didalamnya terdapat anggota yang mempunyai umur yang lebih besar darinya. Ia bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya, seperti kapan harus bersikap dewasa dan kapan bersikap sebaliknya. 

Ditengah kegiatan non-akademik yang begitu padat, ia berusaha agar tidak tertinggal di dalam bidang akademik. Ini terbukti dengan pencapaian-pencapaiannya di bidang akademik seperti pada tahun kedua dan tahun ketiga, ia mendapatkan beasiswa berprestasi yaitu beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) serta pernah mendapatkan penghargaan dari seorang dosen dalam satu mata kuliah, sebagai presenter terbaik di dalam presentasi. Ini merupakan dampak positif dari soft skill yang diasah selama berorganisasi. 

Ranggi telah membuktikan kalau bidang akademik dan non-akademik bisa sama-sama jalan dan saling berkesinambungan. Jadi, menurut Ranggi bukan berarti jika kita sibuk di bidang non-akademik maka bidang akademik akan tertinggal, dua-duanya sama-sama penting, serta harus ada waktu untuk refreshing.

Nikmatilah segala proses dan setiap fasenya, jangan mengeluh, terus mencoba dan jadilah pribadi yang bertanggung jawab dengan pilihan yang telah kita ambil karena semuanya akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. 

Serta lakukanlah semua hal dengan ikhlas dan berikan yang terbaik, bukan hanya untuk dirimu sendiri, tapi juga untuk keluarga terutama orang tua yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kita dan selalu menyayangi  kita. 

Terima kasih untuk semuanya.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 841 times