Formulir Pembukaan Rekening Baru Bank Syariah Mandiri untuk Mahasiswa Baru SNMPTN 2019  Klik tombol ini
Toggle Bar

Rahma Aulia Indra

  • + Prodi: Sastra Inggris
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2014

Bagi sebagian orang, menjadi satu di antara lulusan terbaik Universitas Andalas merupakan suatu hal yang benar-benar ditargetkan dan dikejar sejak awal proses perkuliahan. Namun tidak demikian bagi mahasiswa Sastra Inggris yang satu ini. Mahasiswa yang akrab disapa Aulia ini tidak pernah menyangka bahwa ia akan menjadi Lulusan Terbaik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas pada wisuda III tahun 2018.

Rahma Aulia Indra merupakan anak pertama dari Jon Indra dan Ibu Watni. Ia lahir di Payakumbuh, 16 Juli 1996. Sebagai anak pertama, Aulia sadar bahwa ia harus menjadi anak yang membanggakan bagi kedua orang tuanya dan menjadi contoh yang baik bagi adik satu-satunya, Elsa Fitriani Indra.

Kesadaran inilah yang membuatnya selalu bersemangat dalam menuntut ilmu. Selama masa sekolah, Aulia dikenal sebagai anak yang rajin dan berprestasi. Aulia menempuh pendidikan pertamanya di TK Pembina Bangkinang pada tahun 2001-2002. 

Prestasinya sudah mulai terlihat sejak ia bersama dua orang temannya terpilih menjadi peserta cerdas cermat mewakili kelasnya. Meskipun hanya perlombaan tingkat TK, baginya itu merupakan suatu hal yang membanggakan. 

Pada tahun 2002-2008, Aulia pun melanjutkan pendidikannya di SDN 033 Kumantan, Bangkinang. Selama SD, Aulia selalu mendapatkan ranking pertama. Ia pun kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 2 Bangkinang Kota pada tahun 2008-2011. Di SMP, Aulia selalu berusaha untuk mempertahankan rankingnya. 

Hal ini terlihat dengan selalu terpilihnya ia sebagai peringkat 3 besar di kelasnya. Prestasi akademiknya terus berlanjut hingga jenjang SMA. Selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Bangkinang Kota pada tahun 2011-2014, Aulia selalu berhasil masuk peringkat 10 besar di kelas meskipun pada saat itu persaingan cukup ketat dan mata pelajaran pun mulai sulit. 

Ia dan rekan-rekannya juga terpilih sebagai perwakilan sekolah untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat 4 (Empat) Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tingkat SLTA se-Provinsi Riau. 

Selain menjadi juara kelas, Aulia juga pernah menjuarai berbagai perlombaan seperti Juara I Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat TPA Mesjid Al-Furqan dan Juara I Pidato tingkat TPA Mesjid Al-Furqan pada tahun 2007, Juara II MTQ Tingkat SD se-Kelurahan Langgini, Bangkinang pada tahun 2008, dan ia juga menjadi Lulusan Terbaik I MDA AL-Ikhlas Bangkinang pada tahun 2008.

Selepas SMA, ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikan S1 di jurusan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Menjadi mahasiswa Sastra Inggris merupakan sebuah prestasi yang membanggakan baginya. 

Belajar di kelas berbahasa Inggris, mengerjakan tugas-tugas kuliah berbahasa Inggris, dan mempelajari budaya Inggris menjadi hal yang menyenangkan baginya. Kecintaannya pada bahasa Inggris membuatnya gigih dan tekun belajar. 

Selama mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan, ia selalu berhasil memperoleh Indeks Prestasi (IP) di atas 3,5. Ia juga beberapa kali mendapatkan beasiswa Pengembangan Prestasi Akademik (PPA) selama masa studinya di FIB. 

Tidak hanya itu, Aulia juga mampu menyelesaikan masa studinya tepat waktu yaitu selama 4 tahun 0 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75. Hal inilah yang kemudian mengantarkannya menjadi Lulusan Terbaik Jurusan Sastra Inggris dan Lulusan Terbaik S1 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas pada wisuda III tahun 2018.

Ia selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan tidak hanya mengasah kemampuan akademik tapi juga aktif mengikuti berbagai organisasi. Di SMP, Aulia aktif sebagai anggota PMR dan anggota OSIS SMPN 2 Bangkinang Kota. Ia juga pernah bergabung dalam organisasi Budidaya Tanaman (BDT) SMAN 1 Bangkinang Kota selama satu tahun. Pada tahun 2017, Aulia aktif di English Department Student Association (EDSA) FIB Unand sebagai Koordinator Divisi Student Academic Affair (SAA). Ia juga sering terlibat dalam berbagai kepanitian seperti English Fair (Efair) 2016, English Students On Camp (ESOC) 2017, dan Seminar on Linguistics and Literary Studies pada tahun 2017. Aulia menyadari bahwa di dunia kerja, tidak hanya IPK yang dibutuhkan tapi juga kemampuan leadership dan soft skill.

Ia percaya bahwa if we think the best and do the best, we’ll get the best. Motto hidup inilah yang selalu ia pegang teguh. Aulia selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik. Aulia bersyukur atas semua prestasi yang telah diraihnya selama ini. Baginya, doa dan dukungan orang tua menjadi faktor utama dibalik keberhasilannya menorehkan prestasi.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 983 times