Pendaftaran Seleksi Masuk (SIMA) Universitas Andalas (SIMA-AKADEMIK DENGAN UJIAN)  KLIK disini
Toggle Bar

Diikuti 323 Peserta, Rektor Buka Peksima Tingkat Unand

19 Mei 2022
Peksima Peksima Universitas Andalas

Padang (Unand) - Sebanyak 323 mahasiswa mengikuti Pekan Seni Mahasiswa (Peksima) tingkat Universitas Andalas sebagai seleksi awal untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Daerah (Peksimida) dan Pekan Seni Mahasiswa tingkat Nasional (Peksiminas).

Ketua Peksimina Universitas Andalas Dr. Reniwati, M.Hum mengungkapkan Peksima merupakan ajang kontestasi kemampuan seni mahasiswa yang menjadi jalan menuju keikutsertaan pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) dan PEKSIMINAS.

Disampaikannya Peksima Universitas Andalas tahun ini akan dilaksanakan secara hybrid (kombinasi daring dan luring) yang sebelumnya pada tahun 2020 dilaksanakan secara online/daring dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona dan sesuai dengan Panduan Peksiminas yang diterbitkan Kemedikbudristek. 

“Rangkaian kegiatan Peksima ini dilaksanakan dalam 16 (enam belas) tangkai lomba yang akan dipertandingkan dalam Peksiminas sebagai upaya pemantapan potensi seni mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang unggul, cakap, kreatif, inovatif, mandiri, terampil, kompeten, berkarakter dan berbudaya,” terangnya pada Kamis (19/5) yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya.

Lebih lanjut, ia mengatakan Peksima ini diadakan dalam dua tahun sekali. “Untuk saat ini peserta terbanyak adalah lomba penulisan puisi,” sambungnya. 

Peserta terbaik Peksima Universitas Andalas nantinya akan ikuti kegiatan serupa di tingkat daerah untuk bersaing dengan mahasiswa perguruan tinggi lainnya di Sumatera Barat. "Selanjutnya yang terbaik di daerah akan melaju ditingkat nasional bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia," ujar Reniwati.

Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri membuka Peksima Unand ini secara daring. Sementara sambutan pimpinan disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ir. Innsanul Kamil, Ph.D,IPM, ASEAN Eng

Dia menyebutkan, dunia terus berubah dengan cepat, perubahan yang cepat itu akan menentukan masa depan mahasiswa dan harus dihadapi perubahan itu. “Kalau tak mau ikut perubahan, mahasiswa akan terpinggirkan, hadapi perubahan itu, jangan dihindari," tekannya.

Dikatakan Insanul dituntut untuk menguasai teknologi digital karena setiap zaman menghadirkan tantangan berbeda. 

“Peksima merupakan salah satu ajang bagi mahasiswa untuk menghadapi perubahan zaman itu,” ujarnya. Ia berharap Peksima bisa berjalan dengan baik dan mencapai sasaran yang diinginkan.(*)

Humas dan Protokol Unand

 

Read 258 times