Sekolah Kepimpimpinan IPOL Unand, IP Ajak Generasi Muda Jadi Aktivis

21 November 2021
Narasumber Irwan Prayitno Narasumber Irwan Prayitno Universitas Andalas

Padang (Unand) - Laboratorium Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand) kembali mengadakan Sekolah Kepemimpinan Masa Depan sesi dua dengan topik “Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Publik dalam Era Industri 4.0” pada Sabtu, (20/11) secara virtual menghadirkan politisi senior sekaligus Gubernur dua periode Sumatra Barat Irwan Prayitno (IP) dalam pertemuan Sekolah Kepemimpinan.

Ketua Jurusan (Kajur) Ilmu Politik (IPOL) Universitas Andalas Indah Adi Putri mengungkapkan kegiatan ini merupakan kali kedua dilakukan dimana sebelumnya telah dilangsungkan dengan pemateri Shadiq Pasadique.

Diikuti oleh sebagian besar mahasiswa IPOL, Kajur berharap mahasiswa dapat menggali pengetahuan dan wawasan yang disampaikan oleh pemateri sehingga kedepannya mahasiswa memiliki pemahaman dalam kepemimpinan.

“Karena sebagian besar narasumber yang dihadirkan dan yang akan mengisi kegiatan ini selanjutnya merupakan pemimpin-pemimpin daerah yang sudah berkiprah dan memiliki prestasi,” ujarnya.

Diungkapkannya meski tidak lagi menjadi gubernur, IP tetap mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk mengabdi bagi Sumbar, baik itu sebagai seorang pendidik dibeberapa perguruan tinggi, pendakwah, dan juga sebagai rektor.

Sementara itu, IP dalam penjelasannya menyampaikan materi diantaranya gaya kepemimpinan, konsep Islam tentang kepemimpinan publik, hingga kepemimpinan di era revolusi industri 4.0. 

Baginya seorang pemimpin harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi serta mengasah soft skill agar dapat memaksimalkan pelayanan public, yang paling penting adalah memahami kondisi masyarakat.

Lebih lanjut IP mengungkapkan upaya yang bisa dilakukan oleh generasi muda saat ini dalam melanjutkan kepemimpinan ialah dengan menjadi aktivis yang berintegritas.

“Jadilah aktivis yang benar dan berintegritas,” tekannya. Sebab dikatakannya hampir semua pemimpin di baik legistlatif, eksekutif, dan juga yudikatif itu dulunya aktivis semasa menempuh pendidikan.

Disampaikannya mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan leadershipnya dengan ikut berorganisasi melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada baik ditingkat universitas maupun fakultas.(*) 

Penulis : Volunteers Laboratorium Ilmu Politik Unand

Read 205 times