Ditjen PKTN Kemendag-Unand Perkuat Kerjasama Bidang Perlindungan Konsumen

09 November 2021
Penandatanganan PKS Ditjen PKTN Kemendag dengan Unand Penandatanganan PKS Ditjen PKTN Kemendag dengan Unand UNAND

Padang (UNAND) – Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia Perkuat Kerjasama dalam bidang penyebaran informasi perlindungan  konsumen dalam rangka pembangunan konsumen cerdas dan berdaya. Kerjasama ini sebelumnya telah tertuang dalam Penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) antara Kementerian Perdagangan dengan Universitas Andalas yang dilaksanakan pada puncak peringatan hari  konsumen nasonal pada 28 Oktober 2021 yang lalu. Tindaklanjut kerjasama tersebut maka dilaksanakan penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) antara Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga dengan Fakultas Hukum UNAND pada Selasa (9/11) di Mercure Hotel.

Perjanjian Kerjasama ini ditandatangani langsung oleh Dekan Fakultas Hukum UNAND, Prof. Dr. Busyra Azheri, SH, MH dan Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Niaga KEMENDAG Veri Anggrijono yang disaksikan langsung oleh Rektor UNAND, Kadis Perindag Sumbar, dan Katua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.

Dirjen PKTN KEMENDAG, Veri Aggrijono mengatakan KEMENDAG telah melakukan kerjasama dengan 43 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, salah satunya dengan UNAND, yang dikukuhkan pada puncak peringatan hari konsumen nasional 28 Oktober yang lalu. Diharapkan melalui penandatanganan perjanjian kerjasama ini, para akademisi dan mahasiswa dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan perlindungan konsumen, terutama di lingkungan sekitarnya. 

“Hal ini mengingat mahasiswa merupakan garda terdepan konsumen cerdas dan berdaya, yang mampu melakukan penyebaran informasi dan edukasi, baik melalui media sosial maupun terjun langsung ke masyarakat”ucapnya.

Lebih lanjut Veri menjelaskan perlindungan konsumen harus dilaksanakan secara massif, lintas sektor (kementerian/lembaga), kontinu serta menjadikan konsumen sebagai subyek pembangunan dan penentu pasar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pencerahan bagi kita semua serta mempererat kerjasama dan koordinasi dalam rangka menegakkan undang-undang perlindungan konsumen untuk mewujudkan konsumen yang berdaya”tutupnya.

Sementara itu, Rektor UNAND, Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH menjelaskan momentum kerjasama dan penyuluhan perlindungan konsumen bagi mahasiswa ini sejalan dengan program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek. Dimana mahasiswa dapat memilih matakuliah diluar jurusan mereka dan dapat mempraktekan ilmu tersebut di dunia kerja. 

Lebih lanjut Rektor menjelaskan perlindungan konsumen merupakan salah satu mata kuliah yang ada di fakultas hukum. Secara teori mereka belajar di kampus untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Namun secara praktek bisa dilakukan melalui penyulusan perlindungan konsumen yang digagas oleh mahasiswa serta melaksanakan kegiatan-kegiatan lainnya dalam perlindungan konsumen.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyuluhan perlindungan konsumen untuk mahasiswa dengan tema “Sinergitas Stakeholder Dalam Mewujudkan Perlindungan Konsumen” yang diikuti oleh Mahasiswa Fakultas Hukum Unand dan Universitas Bung Hatta secara langsung di Mercure Hotel serta secara virtual melalui aplikasi zoom oleh seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi diseluruh Indonesia.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 321 times