Universitas Andalas - Lustrum XIII, Dies Natalis Ke-65 dan Peluncuran PTNBH Tahun 2021  KLIK untuk lihat Live Streaming
Toggle Bar

Prodi Magister Linguistik dan MLI Unand Hadirkan Pembicara Mancanegara dalam Gelaran ISoL-5

15 September 2021
Prodi Magister Linguistik dan MLI Unand Hadirkan Pembicara Mancanegara dalam Gelaran ISoL-5 Universitas Andalas

Padang (FIB Unand) – Program Studi Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Prodi Magister Linguistik FIB Unand) bekerja sama dengan Masyarakat Linguistik Indonesia Komisariat Universitas Andalas (MLI Unand) menggelar seminar internasional bidang linguistik yang dijadwalkan pada Kamis, 16 September 2021 mendatang. Agenda rutin setiap dua tahun ini terhitung sudah memasuki kali ke-5 sehingga dikenal dengan nama International Seminar on Linguistics 5 (ISoL-5).

Adapun gelaran seminar nantinya akan menghadirkan pembicara mancananegara dengan pembicara utama Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. selaku politikus Indonesia. Turut hadir pembicara lainnya, Dr. Luh Anik Mayani, M.Hum. selaku Ketua MLI Pusat; Dr. Balazs Huszka dari Universiti Brunei Darussalam; Dr. Amir Kalan dari McGill University–Canada; Josh Lius Prada, Ph.D. dari IUPUI, United State of America; Prof. Solahudin Kim Sung Soo dari Dong–Eui University–Korea; Dr. Syofyan Hadi, M.A. dari UIN Imam Bonjol Padang–Indonesia; Myo Oo, Ph.D. selaku visiting professor Korean Institute for ASEAN Studies Busan University of Foreign Studies; Dr. Ike Revita, M.Hum. dari Universitas Andalas–Indonesia; dan Dr. Rohaidah Haron dari Universiti Malaya–Malaysia.

Ketua MLI Komisariat Universitas Andalas, Dr. Ike Revita, M.Hum., menjelaskan seminar seputar linguistik ini berfokus terhadap pembahasan linguistik mikro dan linguistik makro. Linguistik mikro atau disebut juga sebagai mikrolinguistik adalah kajian bidang ilmu linguistik yang konsentrasi kajiannya mengarah pada bagian internal bahasa, sedangkan linguistik makro atau disebut juga sebagai makrolinguistik adalah kajian bidang ilmu linguistik yang konsentrasi kajiannya mengarah pada hubungan bahasa dalam tataran yang lebih luas. Kajian linguistik makro memanfaatkan disiplin ilmu lain untuk menganalisis fenomena bahasa secara keseluruhan.

“Seminar internasional linguistik ini diharapkan dapat memberi tambahan pengetahuan terkait kasus kebahasaan dari negara masing-masing pembicara. Perkembangan teknologi dan informasi yang cenderung cepat pada masa sekarang tentu akan memengaruhi juga dinamika bahasa di negara bersangkutan,” tuturnya.

“Melalui pembahasan yang dipaparkan akan diketahui luasnya cakupan kajian linguistik. Setiap pihak bisa mengetahui aspek-aspek apa saja yang perlu diperhatikan terkait penggunaan bahasa dalam setiap lini kehidupan” tambahnya melanjutkan.

Terkait persiapan yang dilakukan, Ketua Pelaksana ISoL-5, Novalinda, S.S., M.Hum., menyatakan segala keperluan terkait seminar sudah hampir rampung. Seluruh pemakalah sudah mengirimkan artikel ilmiah berdasarkan delapan subtema yang disediakan.  Delapan subtema tersebut antara lain National Unity and National Language; Language and Power; Language and Politic; Language and Media; Language and Law; Language and Culture; Language Forensic; dan Micro Linguistic

“Sudah ada puluhan artikel yang masuk dan diterima oleh panitia pelaksana. Seluruhnya sudah ditinjau oleh tim reviewer untuk nanti dicetak dalam prosiding ISBN. Artikel terpilih akan dipublikasikan di jurnal Sinta 5”, ungkapnya.

Terakhir, Ketua Pelaksana ISoL-5 menyampaikan bahwa agenda berlangsung selama satu hari secara daring melalui rapat Zoom dan siaran langsung YouTube pukul 08.30 s.d. 17.30 WIB. Peserta yang mengikuti agenda sepenuh waktu (dibuktikan dengan pengisian formulir presensi) akan menerima sertifikat elektronik dari panitia. (*)

Humas dan Protokol Unand

 

Read 283 times