Pengumuman Hasil Seleksi D3 dan Intake D3 Fakultas Ekonomi, akan di umukan selasa 03 Agustus 2021, mulai jam 09.00 WIB  KLIK Untuk Lihat Hasil
Toggle Bar

Unand - ITB Akan Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Mentawai Terkait Pendampingan Pembangunan Desa

29 Januari 2021
Unand - ITB - Mentawai Unand - ITB - Mentawai

Padang (Unand) – Universitas Andalas dan Institut Teknologi Bandung (ITB) akan melakukan kerja sama dengan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai terkait pendampingan dalam pembangunan desa atau nagari.

Penjajakan kerja sama ini dilaksanakan secara daring pada Jumat malam (29/1) yang diikuti langsung oleh Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet, Wakil Rektor I dan IV Universitas Andalas, Ketua LP2M, Ketua LP2M ITB, Prof. Tati Suryati Syamsudin, Kepala UPT KKN, dan Ketua MBKM.

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet menyambut baik kehadiran dua perguruan tinggi terkemuka di Indonesia itu. “Kerja sama ini sangat menarik karena banyak potensi yang belum tergarap di Mentawai,” kata dia.

Pemerintah Kabupaten menyediakan lima tempat untuk pelaksanaan program merdeka belajar. “Saya berharap mahasiswa betah dengan kondisi yang ada di kabupaten kami,” kata Yudas.

Menurut Yudas, banyak keterbatasan yang dimiliki Mentawai, baik dari segi infrastruktur maupun tenaga kesehatan. “Ini bisa kita bicarakan bersama,” tekannya.

Ketua LP2M ITB Joko Sarwono menyebutkan, dia secara pribadi sangat mengenal Universitas Andalas. ITB memang memiliki banyak program yang bersifat kolaboratif.  “Kami siap untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Mentawai,” katanya.

Salah satu program yang akan dijalankan nantinya berupa pemulihan ekonomi. ITB juga ingin menjalankan program penelitian bersama Universitas Andalas di Kabupaten Mentawai. 

Ketua LPPM Universitas Andalas Dr. Ing Uyung Gatot S. Dinata mengatakan, Universitas Andalas menawarkan program membantu pemerintahan terdepan di Mentawai. Kemudian, juga membantu usaha yang sudah jadi atau berkembang. 

“Unand juga menawarkan paket riset pada Mentawai. Riset tentang potensi dan target apa yang ingin dicapai serta mengetahui teknologi apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata Uyung.

Dijelaskannya nanti akan lebih banyak dosen Universitas Andalas dan ITB yang datang ke Mentawai. Penelitian yang dilakukan dosen Unand dan ITB yang sudah ada diharapkan terus berjalan.  

Diskusi tentang pengabdian masyarakat di Mentawai, dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Andalasb Prof. Mansyurdin. Dia menyebutkan Universitas Andalas baru saja meluncurkan program MBKM atau merdeka belajar kampus merdeka. “Universitas Andalas akan tetap berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam membangun desa,” katanya.(*)

Humas dan Protokol Unand

 

Read 309 times