Print this page

Besok, Penyampaian Proker dan Penjaringan Dekan Faperta Unand Ditingkat Dosen Dimulai

09 Desember 2020
Bakal Calon Dekan Fakultas Pertanian Bakal Calon Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Padang (Unand) – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Andalas telah menetapkan tiga bakal calon Dekan untuk periode 2021-2025 melanjutkan kepemimpinan Dr. Munzir  Busniah, M.Si yang akan berakhir pada Februari mendatang.

Ketua Panitia Pemilihan Dekan Prof. Rudi Febriamansyah menyampaikan ketiga bakal calon tersebut yakni Dr. Ir. Faidil Tanjung, M.Si (Sosial Ekonomi Pertanian), Dr. Ir. Indra Dwipa, MS (Budidaya Pertanian), dan Dr. Jumsu Trisno, SP, M.Si (Hama Penyakit Tumbuhan). 

“Ketiga bakal calon ini merupakan putra terbaik Faperta Universitas Andalas yang telah menyatakan kesiapan dan bersedia mewakafkan diri untuk menjadi Dekan periode 2021-2025,” ujar Prof. Rudi saat sosialisasi bakal calon secara daring pada Rabu (9/12).

Mengenai mekanisme pemilihan disampaikannya, besok Kamis (10/12) akan dilakukan penyampaian Program Kerja (Proker) dan sekaligus penjaringan bakal calon secara daring mulai dari pagi (08.30).

“Penjaringan ditingkat dosen menggunakan platform survey monkey, dimana penggunaan platform ini sebelumnya juga sudah pernah dilakukan untuk pemilihan Dekan pada fakultas MIPA,” ujarnya yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas Andalas.

Lebih lanjut, Prof. Rudi menjelaskan untuk proses pemilihan awal ini masing-masing dosen menggunakan hak pilih menggunakan email address dan panitia sudah mengirimkan google form untuk setiap dosen agar memberikan data dan hingga saat ini sudah 146 dosen memberikan datanya sesuai dengan data dosen yang tercatat di Faperta.

“Namun ada satu sudah kami konfirmasi tetapi tidak membalas sesuai dengan waktu yang diberikan kemungkinan kurang berminat,” ujarnya.

Karena email itu, dikirimkan oleh dosen yang bersangkutan agar dibalas untuk konfirmasi sehingga panitia yakin email tersebut aktif, sampai hari Rabu (9/12) ada dua email yang mental artinya tidak terkirim kemudian dikonfirmasi dan sudah diperbaiki. 

Diharapkan kepada dosen untuk membuka inbox masing-masing, kemudian berilah balasan sehingga panitia yakin bahwa email tersebut aktif, yang selanjutnya panitia akan mengirimkan kertas suara ke email tersebut.

“Selanjutnya, setelah semuanya terkonfirmasi, panitia akan mengirimkan kertas suara setelah presentasi dari bakal calon selesai pada jam 11.00 WIB,” ungkapnya.

Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi penjaringan suara yang dimulai jam 11.00 – 14.00 WIB yang juga dihadiri tiga orang saksi dari Senat.

Ditambahkannya penjaringan ini dengan mengecek email masing-masing lalu langsung di vote atau pencoblosan.

Prof. Rudi berharap jam 14.00 WIB semua suara dari dosen sudah terkumpul sehingga jam 14.05 WIB panitia akan menekan tombol untuk perhitungan suara, ia juga sudah mengundang bakal calon untuk menyaksikan perhintungan suara secara langsung di Balai Sidang Fakultas.

Apabila hasil perhitungan suara ada kesamaan pada bakal calon nomor 2 dan 3, maka akan dilakukan pengambilan suara ulang secara daring dengan mengirimkan kembali link pencoblosan melalui email address masing-masing dosen.

“Mudah-mudahan pencoblosan bisa dimulai jam 16.00 - 18.00 WIB dan selanjutnya akan dilaporkan ke Senat,” ujarnya.

Besok harinya (11/12) baru dilakukan pemilihan ditingkat Senat, karena dalam penjaringan ditingkat dosen ini dari tiga orang bakal calon, panitia harus menyerahkan dua nama untuk dibawa ke dalam Rapat Senat.(*)

Humas dan Protokol Unand

Read 1212 times