LIVE STREAMING - Silaturahmi Idul Fitri 1441 H- Bersama Prof. Komaruddin Hidayat, MA. Ph.D (Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia)  Klik tombol LIVE STREAMING
Toggle Bar

Gubernur Tantang Unand Buatkan Format Bagaimana Hidup Berdamai dengan Covid

16 Mei 2020
Gubernur Sumatera Barat Gubernur Sumatera Barat Universitas Andalas

Padang (Unand) - Gubernur Provinsi Sumatera Barat Prof. Dr. Irwan Prayitno, S. Psi menantang Universitas Andalas seperti yang dikatakan Presiden kemudian juga Menristek tentang hidup berdamai bersama covid, ia meminta Universitas Andalas membuatkan format bagaimana hidup bersama covid yang selama ini dihindari dan dilawan namun sekarang berdamai dengan covid.

Ia yakin, apapun yang dilakukan dengan dasar dari perguruan tinggi sehingga bisa bergerak dengan tepat dan benar dan tidak asal-asalan serta on the track.

“Tidak akan mungkin berbuat tepat dan benar kalau seadainya tidak berdasarkan data dan fakta yang akurat, informasi dan data itu bisa diperoleh dari Perguruan Tinggi,” ujarnya saat Webinar Nasional Universitas Andalas dengan tema Riset, Inovasi, Aplikasi untuk Menanggulangi Wabah dan Dampak Covid-19 pada Jumat (15/5).

Ditambahkannya sehingga data dari Perguruan Tinggi, Universitas Andalas khususnya baik melalui riset, kajian dan apapun namanya bisa menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, mengambil sikap, dalam penanganan wabah covid ini.

Ia mengakui sangat bergantung baik dari hulu dan hilir dari Perguruan Tinggi, alhamdulilah apa yang dilakukan Sumbar mulai dari algoritma, alur, protap, bekerja sampai kebijakan yang diambil Bupati dan Walikota itu modalnya dari Perguruan Tinggi.

Seperti dari Laboratorium Universitas Andalas Dr. dr. Andani tentang bagaimana virus, metodelogi dan algoritma penanganan covid, epidemologi dan pola penyebarannya dari FKM Universitas Andalas dan juga FISIP Universitas Andalas membantu dan memberikan dukungan sehingga bisa mengambil beberapa tindakan dari hasil survey, riset yang kemudian diumumkan ke Bupati dan Walikota dalam pengambilan kebijakan sehingga tepat dan mengena kemudian sukses menanganani covid.

Ia meminta Perguruan Tinggi kirannya untuk menggerakkan potensi yang ada bahwasanya hasil survey, laboratorium dan sebagainya begitu penting dalam pengambilan keputusan.

“Contoh sederhana mengenai desinfektan yang disemprot di jalanan, luar, gedung dan lainnya ada masukan dari Universitas Andalas, itu pecuma dan menghabiskan duit,” ujarnya.

Dilanjutkannya contoh lainnya handsanitizer dan bagaimana pola tracking jangan asal tracking sehingga menghabiskan reagen ini semua masukan dari Perguruan Tinggi ke Pemerintah Daerah.

Kemudian, penanganan covid ringan kadang di Rumah Sakit padahal bisa sembuh di karantina yang biayanya lebih murah, lebih cepat imunitas, ini infomasi yang didapat Perguruan Tinggi.

Ini dasarnya dari Perguruan Tinggi tidak lain dan tidak bukan untuk mengambil kebijakan sehingga sehingga ia bersemangat mendukung laboratorium dan Rumah Sakit Universitas Andalas.

Rumah Sakit khusus covidpun di Sumbar juga masukan dari Universitas Andalas tentang bagaimana pentingnya membuat Rumah Sakit khusus supaya efektif dan efisien dan tepat sehingga lebih mudah merawat menjadi lebih baik.

Disampaikannya Pemerintah akan bisa bertindak tepat dan benar bila diberikan data yang tepat pula dan itu biasanya dari riset, kajian survey yang bersumber dari Perguruan Tinggi.

Dengan dukungan Universitas Andalas, insyaallah Sumbar dalam penanganan covid ini on the track.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas mengucapkan terimakasih atas apresiasi dari Pemerintah Provinsi, ia akan mengkoordinasikan untuk melakukan hal yang terbaik bersama dan melakukan inovasi meskipun dalam kondisi covid

Ia juga setuju dengan apa yang disampaikan Gubernur berdamai dengan covid tentu dengan mengambil langkah dan kebijakan yang tepat. “Apapun yang terbaik itu nanti yang akan kita lakukan,” ujarnya.(*)

Humas dan Protokol Unand

 

Read 379 times