Live Streaming Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS dan Prof. Dr. dr. Yusrawati, SpOG(K)  Klik tombol ini
Toggle Bar

Ujian Toefl Prediction Bagi Maba Unand

24 Mei 2018

Padang (Unand) – Mahasiswa baru (Maba) jalur Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Andalas sudah mengikuti berbagai kegiatan mulai dari Pelatihan Karakter Andalasian, Pemantapan Wawasan Kebangsaan dan juga tes Toefl Prediction.

“Tes Toefl Prediction berlaku untuk semua mahasiswa baru Universitas Andalas tidak hanya yang jalur SNMPTN saja tetapi juga berlaku bagi jalur lain seperti  Seleksi Masuk Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Mandiri serta DIII Ekonomi,” kata Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Bahasa Universitas Andalas Dr. Rina Martina AS, MA pada Kamis (24/5) saat ditemui diruang kerjanya.

Pelaksanaan tes Toefl ini berlangsung selama dua hari dengan empat gelombang yaitu pada Senin (21/5) dan Kamis (24/5) sesuai bagi mahasiswa jalur SNMPTN dengan nomor BP (ganjil dan genap) masing-masing fakultas.

Dikatakannya tujuan dilaksanakan ujian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa yang masuk ke Universitas Andalas terutama kemampuan bahasa inggris.

Disamping itu juga untuk mengetahui treatment yang tepat diberikan oleh Universitas Andalas melalui UPT Pusat Bahasa dalam rangka meningkatkan kemampuan bahasa inggris mahasiswa tersebut selama menempuh pendidikan di kampus.

Sebagai Kepala UPT Pusat Bahasa ia juga sudah memberikan motivasi kepada mahasiswa Universitas Andalas serta juga mencoba untuk mengevaluasi dari berbagai segi termasuk pelaksanaan teknis. 

Salah satu yang disampaikan kepada mahasiswa adalah jangan mencoba untuk melakukan ujian ini dengan asal-asalan tetapi lakukanlah dengan serius karena hasil test toefl digunakan sebagai data tentang kemampuan mahasiswa sekaligus untuk standar menempatkan mahasiswa ini nantinya pada pelatihan toefl.

“Hasil Toefl ini akan sangat membantu sekali dalam memberikan perlakuan apa yang cocok bagi mahasiswa  tersebut,” Sambungnya.

Selanjutnya mahasiswa tersebut akan dikelompokkan bedasarkan hasil toefl supaya mereka bisa belajar pada kelompok atau kelas dengan kemampuan yang relative sama, yang masih beginner bersama dengan yang beginner begitupun juga yang intermediate.

“Dengan demikian kita bisa melihat apa ada perubahan dengan adanya pelatihan atau treatment tersebut,” ujarnya.

Pelatihan Toefl ini sudah berlangsung semenjak 2017 bagi mahasiswa Universitas Andalas terutama mahasiswa semester IV.

“Tahun 2017 lalu ada sekitar 5.000 mahasiswa  Universitas Andalas yang mengikuti pelatihan ini dan begitu juga untuk tahun ini,” ujarnya yang juga merupakan Ketua Jurusan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas.

Humas dan Protokol Unand

 

 

Read 1567 times