Informasi Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri Universitas Andalas melalui Jalur SMMPTN Barat dan PMB D3 dan Intake D3 Fakultas Ekonomi  Klik tombol ini :http://pmb.unand.ac.id
Toggle Bar

Wetry Putri Yusman

  • + Prodi: Ilmu Ekonomi
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2012

Seorang anak perempuan yang terus berjuang untuk menjadi anak yang membanggakan orang tua dan keluarganya sempat terancam tidak bias melanjutkan sekolah ketingkat yang lebih tinggi lantaran terkendala biaya kuliah yang terlalu besar.

Namun perjuangan ibunya untuk beliau bisa tetap kuliah pada akhirnya berujung bahagia.

Beliau adalah Wetry Putri Yusman merupakan putri ketiga dari Yusmiati dan Sudirman. Wetry, panggilan kecilnya lahir di Padang Panjang, pada 04 Februari 1994. Ia dan ketiga saudarinya dibesarkan di nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.

Memiliki sosok ibu yang sangat kuat dan menginspirasi membuatnya terus bertekad untuk dapat menjadi sesuatu yang membanggakan untuk keluarganya. Wetry sejak kecil di didik oleh ibu dan kakak – kakaknya untuk dapat menjadi seorang perempuan yang kuat, tangguh, mandiri, dan bertanggungjawab.

Karena untuk mejadi sosok yang luar biasa karakter – karakter seperti itulah yang sangat diperlukan. Ia memulai pendidikannya dari TK Aisyiah Padang Panjang, dilanjutkan ke SDN 26 Batipuh, setelah itu beliau menjutkan ke MTsn Pitalah, karena pada semester  dan 2 beliau masuk ke 3 besar, maka saat naik kekelas 2 ia dipindahkan oleh keluarga ke MTsN Padang Panjang, lulus dari sana melanjutkan ke MAN Koto Baru Padang Panjang, baru setelah itu melanjutkan studi di Universitas Andalas, pada Fakultas Ekonomi, Jurusan Ilmu Ekonomi tahun 2012.

Pada tahun pertama di UNAND beliau mendapatkan beasiswa PPA (Peningkatan Prestasi Akademik) oleh Kementerian Ristekdikti. Sebuah kebanggan baginya karena menjadi salah satu mahasiswa penerima beasiswa sangat membantu biaya kuliah persemesternya, lalu pada tahun dua hingga menyelesaikan studi ia mendapatkan beasiswa dari pemerintah Provinsi Tanah Datar.

Dengan beasiswa yang didapatkan ia bisa terus melanjutkan kuliah hingga memperoleh gelar sarjana.Tidak hanya sekolah atau pun kuliah, beliau juga sangat aktif di organisasi sejak di MAN dulu.

Waktu di MAN Koto Baru Padang Panjang ia aktif di Marching Band dan Pramuka. Namun saat kelas XI beliau memutuskan berhenti dari Marching Band dan memilih fokus di ekstra kulikuler pramuka. Di pramuka di percaya menjadi bendahara umum dan juga beberapa kali mengikuti perlombaan pramuka di tingkat kota dan provinsi.

Organisasi pramuka memberikan manfaat yang sangat banyak dari sana ia mulai mempelajari public speaking, keahlian lain yang sampai hari ini sangat berguna untuknya.

Tidak berhenti sampai disitu, di Universitas Andalas, ia tetap melanjutkan keinginannya untuk berorganisasi, namun saat kuliah ia tidak melanjutkan pramuka sebagai organisasinya dulu waktu di MAN.

Tahun pertama di Fakultas Ilmu Ekonomi, beliau menjadi Koordinator Multimedia di Lembaga Kajian Ekonomi Islam (LKEI) FE UNAND, dilanjutkan sebagai anggota Islamic Econmics Study LKEI FE UA.

Selesai di fakultas beliau mencoba organisasi di tingkat Universitas. Pada tahun 2013 atau semester III ia masuk ke Generasi Muda atau magang di BEM KM UNAND, Kementerian Litbang.

Selanjutnya, pada semester IV ia mencoba mendaftar sebagai anggota di BEM KM UNAND, hingga akhirnya lulus dan menempati posisi staf di Kementerian Luar Negeri BEM KM UNAND Kabinet Jejak Konstribusi 2014/2015. Banyak pengalaman berharga yang didapatkan disini, ia pernah menjadi Steering Comitte di sebuah acara berskala Nasional mengangkat tema Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan mendatangkan narasumber, diantaranya Bundo Kanduang, Akademisi, Walikota dan Bupati Se Sumbar (diwakili oleh sekda karena di hari yang sama para Walikota dan Bupati rapat bersama Gubernur), Dinas –Dinas terkait,UMKM – UMKM di kota Padang dengan peserta yang hadir lebih dari 500 peserta.

Selanjutnya ia juga pernah menjadi Koordinator di acara – acara Nasional maupun Kota yang diadakan oleh BEM KM UNAND 2014/2015.

Tidak berhenti sampai disitu, tahun selanjutnya, ia tetap melanjutkan perjalanan aktifisnya di BEM KM UNAND, panggilan jiwa yang hadir, tidak peduli dengan status jabatan yang disandang, ia menjadi staf untuk kedua kalinya di Kementerian Luar Negeri BEM KM UNAND Kabinet Solid dan Responsif 2015/2016.

Masih dengan tahun sebelumnya, ia pernah menjadi Koordinator Acara Rakernas BEM Seluruh Indonesia yang pada waktu itu UNAND menjadi tuan rumah, semua BEM/DEMA dari Sabang sampai Merauke hadir di UNAND 

Selanjutnya, ia juga pernah menjadi ketua panitia Seminar Nasional Masyarakat Ekonomi ASEAN 2016, dengan menghadirkan hamper tujuh ratus peserta dari berbagai wilayah di Sumatera Barat, baik dari pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

Ia juga sering di percayakan menjadi Steering Comitte ataupun Koordinator dan pada tahun 2016 ia ditunjuk menjadi salah satu delegasi perwakilan Universitas Andalas untuk menghadiri Loka Karya dan Konsolidasi Forum Perempuan BEM Seluruh Indonesia pada tahun 2015 di Universitas Riau dan menjadi delegasi di Musyawarah Nasional BEM Seluruh Indonesia pada tahun 2016 di Universitas Untidar, Magelang.

Banyak prestasi dan pengalaman yang didapatkan salah satunya yang awalnya staf Kementerian Luar Negeri diangkat menadi Sekretaris Menteri Kementerian Luar Negeri pada tahun tersebut.

Tidak berhenti sampai disitu, setelah selesai amanahnya di BEM KM UNAND 2015/2016, ia kembali diminta menjadi Sekretaris Menteri Kementerian Luar Negeri di BEM KM UNAND Kabinet SINAR 2016/2017.

Dengan banyak pertimbangan ia memutuskan mengambil tanggung jawab amanah tersebut walaupun harus mengorbankan keinginan untuk segera menyelesaikan tugas akhir sebagai mahasiswa.

Prinsip yang ia yakini, bahwa “kita tidak boleh jual mahal untuk sesuatu yang sebetulnya juga memberikan manfaat kepada kita, selagi tenaga dan pikiran masih dibutuhkan, maka teruskan perjuangan.

Karena menjadi seorang aktifis bukanlah sebuah gaya – gayaan, tapi sebuah tanggungjawab besar yang harus diemban dan akan dipertanggungjawabkan di hadapan manusia dan Pencipta. 

Inilah pelayaran terakhirnya sebagai aktifis di BEM KM UNAND, banyak pretasi yang diukir, salah satunya di BEM KM UNAND Kabinet SINAR, khusunya Kementerian Luar Negeri beliau bersama rekannya berhasil menginisiasi dan mewujudkan terbentuknya Aliansi Mahasiswa BEM Se Sumatera Barat (Aliansi BEM SB), dengan aliansi ini semoga mahasiswa se Sumbar bisa solid dan kompak, tanpa memandangdimana ia kuliah.

Banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang didapatkan di BEM KM UNAND telah memfasilitasinya untuk meningkatkan softskills dan memberikannya kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri dan menjadi bagian dari perpanjangan suara masyarakat kepada pemerintah.

Menjadi sesuatu seperti yang diinginkan tidaklah mudah, karena semua butuh proses, butuh pengorbanan, serta perjuangan yang panjang. Cepat atau lama tamat bukanlah sebuah prestasi atau kemunduran. Akan tetapi, apa yang telah diperbuat dan dipersembahkan untuk Universitas, untuk almamater, untuk masyarakat, dan terkhusus untuk diri sendiri itulah yang harusnya menjadi acuan sebuah prestasi atau keberhasilan.

Terimakasih banyak tercurahkan untuk Universtas Andalas dan juga BEM KM UNAND, untuk setiap kesempatan dan kepercayaan yang diberikan, dan terkhusus BEM KM UNAND, karena hamper seluruh umur sebagai mahasiswa ia menghabiskan waktu berjuang disana. 

Humas dan Protokol Unand

 

Read 1330 times