Acara Pengukuhan Prof. Dr. Fatma Sri Wahyuni, SSi, Apt  Klik tombol ini
Toggle Bar

M Arief

  • + Prodi: Sistem Komputer 
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2013

M Arief merupakan seorang mahasiswa Sistem Komputer angkatan 2013 yang lahir dari pasangan Zulfardi dan Titi Efenti di Kubang, 21 Februari 23 tahun yang lalu. 

Ia menamatkan pendidikan dari SDN 02 Kubang pada tahun 2007, melanjutkan ke SMPN 1 Kec. Guguak dan tamat tahun 2010, selanjutnya ia melanjutkan ke SMAN 1 Kec. Guguak tamat pada tahun 2013. 

Pendidikan selama SMA menjadi titik baliknya setelah di SMP nilai tidak terlalu bagus. Selama di SMA ia lebih banyak untuk menghabiskan waktu untuk mengulang pelajaran sendiri dari pada ikut les atau bimbingan belajar. 

Pelajaran matematika yang awalnya kurang disukai, menjadi salah satu bagian yang harus dituntaskan di semester awal kelas 1 SMA. Usaha ini membuatnya menjadi tertarik pada mata pelajaran matematika, fisika, kimia di kelas 1dan hal ini akhirnya membuatnya memutuskan untuk memilih jurusan IPA pada kelas 2 SMA. 

Melihat guru yang sangat pandai menerangkan terutama guru fisika Buk Sri dan guru kimia, Buk Upik, membuatnya juga tertarik menjadi dosen. Cita-cita ini menjadikan kuliah sebagai salah satu syarat agar bisa meraihnya dan ini menjadi hal yang sangat diinginkan mulai semenjak masa putih abu-abu.

Namun, menjadi bagian dari mahasiswa bukanlah sesuatu hal yang mudah, perlu seleksi ketat, bersaing dengan banyak kepala yang juga menginginkan jurusan yang sama dan juga ada yang menggapanb bahwa keluarga harus punya pundi-pundi materi yang banyak. 

Sebagai keluarga yang sederhana dengan profesi ayah petani dan ibu seorang rumah tangga dan punya dua orang adik, M.Rafli dan Ani Febrian Hasanah yang juga sama-sama butuh biaya untuk melanjutkan jenjang pedidikan, banyak yang meragukannya untuk kuliah dan lebih menyarankan untuk langsung bekerja. 

Mempertimbangkan umur ayahnya yang tidak lagi muda dan juga sebagai putra sulung yang bertanggung jawab atas keberhasilan adik-adiknya. Tidak satu atau dua orang yang menyarankannya untuk langsung bekerja, kendatipun demikian ada juga yang member dukungan kepada keluarganya untuk melanjutkan kuliah. 

Namun orang tuanya pun tetap mendorong untuk tetap kuliah agar cita-citanya sebagai seorang dosen dapat diraih. Berita adanya program bidikmisi dari pemerintah seperti memberikan angin segar pada keluarganya. 

Kami berdoa agar bisa mendapatkan beasiswa tersebut dan lulus dengan jalur SNMPTN. Berita lulusnya diumumkan dan ia pun diterima jurusan Sistem Komputer Universitas Andalas melalui jalur SNMPTN pada tahun 2013 lalu, masih belum meredakan pandangan orang-orang terhadap kemampuan keluarga nya untuk dapat menyekolahkan tinggi seorang anak dari tangkai cangkul. 

Namun orang tuanya lebih memilih untuk tetap diam dan focus pada apa yang ingin dicapainya. Informasi kelulusan bidikmisi yang datang pada pertengahan semester awal kuliah setelah adanya survey kerumah orang tua, menjadikanya harus lebihsemangat untuk melanjutkan perkuliahan dan mematahkan pandangan-pandangan miring yang seharusnya tidak ada. 

Semester awal kuliah, alhamdulillah berjalan lancar. Mendapatkan IP di atas 3.5 merupakan satu hadiah yang mampu diberikannya untuk dua malaikat tak bersayapnya di masa-masa awal perkuliahan. Allah memang MahaBaik, di awal tahun 2014 Kementrian Pendidikan di bawah pimpinan Bapak Mohammad. Nuh mengadakan acara pertemuan antara mahasiswa bidikmisi dengan presiden SBY di Jakarta.

Sebelumnya setiap fakultas diminta untuk mengirimkan dua orang perwakilan ke UNAND, untuk dapat menjadi perwakilan dari UNAND keacara tersebut, dan Alhamdulillah ia dan 13 kakak dan abang-abang dari fakultas lain menjadi perwakilan UNAND dalam acara “Silaturrahim Presiden SBY dengan Mahasiswa Penerima Bidik misi”, pada acara tersebut juga di launching LPDP Scholarship.

Tahun 2016, tepatnya tanggal 16 Oktober 2016, Alhamdulillah ia mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Student Mobility dalam bentuk internship di labor Computer Architecture atau yang lebih di kenal dengan Nakashima Lab, Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Nara, Jepang dari tanggal 17 Oktober- 5 November 2016. 

Internship ini menjadikannya semakin cinta terhadap dunia pendidikan dan ingin menjadi bagian dari dunia pendidikan. Ia sangat ingin cita-cita yang dibangunnya semenjak TK sampai saat ini yaitu sebagai seorang dosen bisa terealisasika. Aamiin.

Selama masa kuliah ia tetap membangunkan cita-cita dengan menjadi seorang asisten di RESLAB, Robotic and Embedded Laboratory. Selama di RESLAB ia ikut membantu dosen pada pratikum mata kuliah Rangkaian Logika Digital dan juga Rangkaian Listrik. 

Dari labor ini juga ia mempunyai hobi baru yaitu menerangkan mata kuliah apa yang cukup dikuasai, tetapi juga  memahami bahwa harus lebih banyak membaca dan mengulang materi tersebut sehingga materi yang dipikir cukup dikuasanya adalah benar dalam penyampaian.

Selain menjadi asisten RESLAB juga aktif di anggota BEM KM FTI, anggota Al Fatih dan juga di DPM KM NB FTI.

Untuk kedua malaikat tak bersayapnya, orang-orang yang telah berjasa dalam kehidupan yang tak bisa disebutkan satu persatu, karena memang begitu banyak yang baik kepadanya, dan orang-orang yang telah tetap membangunkan semangat kuliah saya, bapak ibu dosen fti, ia persembahkan tulisan ini, sebagai bentuk terimakasih atas kebaikan hati bapak ibu sekalian. 

Alhamdulillah, Allah Maha Baik, Maha Pembuat Skenario yang Hebat, berkat beliau bisa menamatkan masa kuliahnya dengan prediket  lulus sangat memuaskan. Alhamdulillah.

 

Humas dan Protokol Unand

 

Read 1472 times