Live Streaming - The 1st Andalas Intenational Nursing Conference (AINiC)- 2nd Day  Klik tombol ini untuk melihat
Toggle Bar

Nuraini

  • + Prodi: Sistem Komputer 
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2013

Apa yang dihadapkan kepada diri kita adalah takdir yang harus kita hadapi, berusaha sekuat tenaga dan berdoa agar semua berjalan lancar. Itulah motto hidup yang selalu dipegang kuat oleh Nuraini seorang mahasiswi Jurusan Sistem Komputer Fakultas Teknologi Informasi Universitas Andalas. 

Berjuang sekuat tenaga pantang menyerah dan selalu mempunyai target hidup adalah bagaimana cara ia membentuk takdir masa depannya yang lebih baik. Hal ini berhasil dibuktikannya pada tanggal 24 Juli 2017 Nuraini dinyatakan lulus sebagai seorang sarjana komputer setelah menyelesaikan masa studinya selama 4 tahun 0 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.61.

Nuraini atau yang biasa dipanggil Aini atau Nunung adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ia lahir pada tanggal 10 Juli 1995 dari pasangan Wawan Rustiawan dan Listiana. Tetapi ia memiliki nasib yang kurang beruntung karena orang tuanya sudah memutuskan untuk berpisah sejak ia masih kecil. 

Hal ini tidak membuatnya terpuruk dan menyerah dengan target-targetnya karena ia percaya itu adalah sebuah takdir yang harus ia hadapi. Ia tetap bersemangat ke sekolah dan selalu mendapatkan prestasi dikelasnya. Ia berhasil menamatkan studinya tepat waktu di SDN 58 Pujorahayu pada tahun 2007, SMPN 1 Luhak Nan Duo pada tahun 2010, SMAN 1 Luhak Nan Duo Jurusan IPA pada tahun 2013 dan Universitas Andalas Jurusan Sistem Komputer pada tahun 2017.

Semasa sekolah dari SD sampai SMA, ia sering mengikuti kegiatan ekstrakulikuler seperti kegiatan seni, OSIS, dan pramuka serta selalu mengikuti perlombaan dan olimpiade matematika. 

Tak berhenti disana semasa menjalani kehidupan sebagai mahasiswa ia juga aktif diberbagai organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Sistem Komputer (HMSK) sebagai sekretaris divisi INFOKOM, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (BEM KM FTI UNAND) sebagai sekretaris departeman INFOKOM dan FTI Voice sebagai anggota paduan suara.

Ia selalu percaya apa yang terjadi pada dirinya hari ini adalah takdir yang telah digariskan oleh tuhan untuknya. Sebaik atau seburuk apapun takdir itu ia tidak boleh menyerah karena baginya menyerah berarti kalah dan membuat kita menyesal nantinya. 

Awalnya ia tidak begitu pandai dibidang teknologi informasi, tetapi saat ia tahu bahwa ia lulus sebagai mahasiswa sistem komputer, ia punya tekad yang kuat dalam hati bahwa ini adalah takdir dan saya pasti bisa. 

Setelah menjalani masa perkuliahannya tanpa sadar apa yang selalu ditargetkannya selalu berhasil. Ia berhasil menjadi Asisten Laboratorium Jaringan dan Komputer dan berhasil tamat tepat waktu dengan nilai yang sangat memuaskan. Ia juga berhasil menyandang gelar S.Kom dengan predikat “Dengan Pujian”.

Hal ini menjadikannya semakin semangat dan pantang menyerah agar target selanjutnya bisa tercapai. Ia berhasil membuktikan bahwa anak dari keluarga yang biasa saja mampu melakukan ini dan itu dengan kekuatannya sendiri. Ia percaya bahwa setiap orang punya takdirnya masing-masing tetapi percaya saja dibalik kesusahan selalu ada kemudahan.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 767 times