Kuliah Umum Kewirausahaan Unand Bersama Owner Awakening Apparel

13 Mei 2016

Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kewirausahaan Universitas Andalas mengadakan Kuliah Umum Kewirausahaan dengan mendatangkan pengusaha muda Owner Awakening Apparel Alifinando pada Kamis (12/5) di Ruang Seminar Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1 Kampus Unand Limau Manih Padang.

Kepala UPT Kewirausahaan Universitas Andalas Asmi Abbas, SE, MM mengatakan kuliah umum kewirausahaan merupakan kuliah rutin yang diadakan Universitas Andalas untuk memotivasi dan menumbuhkan jiwa entrepreneur mahasiswa Universitas Andalas dalam memulai bisnis ataupun yang sudah menjalankan bisnis.

Lebih lanjut Asmi Abbas menjelaskan saat ini jumlah pengusaha di Indonesia masih kurang jika dibandingkan dengan negara- negara tetangga. Persentase jumlah pengusaha Indonesia baru 1,6% dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan negara Singapura, Malaysia, Thailand memiliki persentase lebih kurang 7% dari jumlah penduduknya.

“Saat ini banyak mahasiswa yang mempunyai keinginan untuk berwirausaha tetapi masih ragu untuk memulainya. Untuk itulah maka diadakan kuliah umum kewirausahaan ini guna lebih meyakinkan dan memotivasi mahasiswa bahwa menjadi seorang entrepreneur juga mampu membuat kita sukses seperti narasumber yang hadir saat ini” tambahnya.

Selain itu, Asmi Abbas menjelaskan kuliah umum yang diadakan saat ini merupakan yang terakhir diadakan karena mahasiswa Universitas Andalas akan mengikuti ujian akhir semester selanjutnya kuliah umum kewirausahaan ini akan dilanjutkan setelah hari lebaran tepatnya pada semester baru.

Asmi Abbas berpesan kepada mahasiswa Universitas Andalas untuk mengambil pelajaran dan pengetahuan dari narasumber. Sehingga dapat mengubah mindset mahasiswa yang selama ini hanya berkeinginan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sementara itu, Owner Awakening Apparel, Alifinando yang juga alumni dari Universitas Andalas mengatakan usaha yang digelutinya dimulai pada 02 Mei 2012 yang bergerak dibidang clothing. Ia memulai usaha dengan memanfaatkan kamarnya sendiri sebagai tempat awal usahanya. 

Menjalankan bisnis bukanlah ajang coba-coba yang bisa dilakukan tanpa mempuyai perencanaan. Maka dari itu langkah awal dalam memulai bisnis harus mencari tahu siapa target pasar/market dari usaha yang akan dijalankan. Dengan mengetahui target pasar maka usaha tersebut dapat menentukan seperti apa produk yang diinginkan oleh konsumen.

Selain itu, Alifinando mengungkapkan uang bukannlah hal utama untuk merintis bisnis, uang memang yang dibutuhkan tetapi bukan modal utamanya. Yang paling penting dalam memulai bisnis adalah kemauan dan keinginan. Namun ada beberapa hal yang penting dalam memulai bisnis diantaranya Ide.

“Ide tidak membutuhkan modal, ide bisa didapat dari mana saja. Bisa dari lingkungan sekitar seperti keluarga, teman dan yang paling penting harus punya banyak link,” imbuhnya.

Selain ide, juga harus memiliki kreatifitas dan inovasi. Inovasi dan kreatifitas adalah inti dari kewirausahaan, pada dasarnya sebuah inovasi dalam berusaha adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan kinerja usaha. 

 “Pembisnis yang sukses adalah orang-orang yang mampu memanfaatkan momen sekitar, dan pintar melihat peluang,” tambahnya. 

Humas dan Protokol Unand

 

Read 1419 times