Live Streaming - The 1st Andalas Intenational Nursing Conference (AINiC)- 2nd Day  Klik tombol ini untuk melihat
Toggle Bar

Faterna Unand Tuan Rumah Munas FPPTPI 2016

22 April 2016

Fakultas Peternakan (Faterna) Universitas Andalas didaulat sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Forum Pimpinan Pendidikan Tinggi Peternakan Indonesia (FPPTPI) tahun 2016. Acara ini dihelat pada Kamis-Sabtu, tanggal 21-23 April 2016 di Hotel Bumi Minang Padang.  Munas ini dihadiri oleh Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi Peternakan se Indonesia.

Rangkaian acara pembukaan telah di helat welcome party di Gubernuran pada Kamis (21/04) bersama Gubernur Sumatera Barat. Munas FPPTPI mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Perguruan Tinggi Peternakan Mulalui Penerapan Kurikulum Berbasis KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi”.

Munas FPPTPI yang berlangsung pada Jum’at (22/04) di Hotel Bumi Minang dihadiri langsung oleh Rektor Unand, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat dan undangan lainnya. Munas ini menghadirkan pembicara Dirjen Belmawa Dikti, Prof. Dr. Intan Ahmad, M.Sc, Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Ir. Fini Murfiani, M.Si, Sekjen FPPTPI, Prof. Dr. sc. agr. Ir. Suyadi, MS, dan Dekan Fapet UNDIP, Prof. Dr. Ir. M. Arifin, M.Sc.

Dekan Faterna Unand, Dr. Ir. Jafrinur, MSP menyebutkan FPPTPI tahun ini dihadiri 74 pimpinan perguruan tinggi peternakan di Indonesia. Ini jumlah paling banyak dihadiri delegasi jika dibanding tahun sebelumnya. Salah satu agenda munas FPPTPI adalah membedah kurikulum ilmu peternakan berstandar nasional dan berdaya saing tingkat ASEAN. Semua ini tak terlepas dari mulai diterapkannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sejak awal tahun ini. Makanya, bila lulusan Ilmu Peternakan tak didorong berdaya saing ASEAN, tentunya sulit bersaing dengan lulusan yang sama dari negara ASEAN lainya.

Dr. Jafrinur mengusulkan perlunya diselenggarakannya pendidikan khusus profesi bagi sarjana peternakan guna meningkatkan keterampilan memasuki dunia kerja. Hal ini perlu menjadi pertimbangan untuk dimasukan dalam kurikulum. Ia mencontohkan, saat ini lulusan Fakultas Teknik sudah ada pendidikan profesi untuk mengambil gelar insinyur. Hal yang sama tentu perlu dilakukan oleh lulusan Ilmu Peternakan.

Sementara itu, Rektor Unand, Prof. Dr. Tafdil Husni mengatakan Fakultas Peternakan di tanah air harus memikirkan bagaimana kualitas lulusan dapat bersaing di tingkat global. Disisi lain, Rektor mengkritik masih tingginya harga daging sapi di Indonesia bahkan dua kali lipat dibandingka Malaysia. Ini tentu merupakan tantangan bagi lulusan peternakan dan kalangan akademisi untuk mendiskusikanya dan mencarikan solusi terhadap persoalan tersebut.

Rangkaian kegiatan FPPTPI ini juga dilaksanakan pelantikan pengurus DPP Persepsi (Perhimpunan Ilmu Sosial Ekonomi Peternakan), seminar nasional serta deklarasi ilmuwan peternakan se Indonesia.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 1536 times