Live Streaming Wisuda III Program Sarjana dan Diploma Tahun 2018  Klik tombol ini
Toggle Bar

Unand Sosialisasi Beasiswa Erasmus+ Bagi Mahasiswa

14 Februari 2018

Padang (Unand) - Universitas Andalas dengan Duta Besar Uni Eropa dan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam melakukan sosialisasi Beasiswa Erasmus+ bagi mahasiswa S1 dan S2 yang ingin melanjutkan kuliah program magister dan doktor pada Rabu (14/2) di Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis Padang.

HE Vincent Guerend Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam mengatakan bahwa anggota Uni Eropa berkomitmen mendukung untuk kemajuan pendidikan di Indonesia. Pendidikan adalah bidang penting dari kerjasama Uni Eropa, dengan program utama yang mendukung standar pendidikan dasar dan reformasi kebijakan, dengan fokus khusus pada pengembangan kualitas pengajaran, serta kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi. 

Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Dr. Ir. Endry Martius, M. Sc mengatakan bahwa mahasiswa harus gigih mencari informasi beasiswa jika ingin kuliah di Luar Negeri. Eropa adalah salah satu yang memiliki mutu pendidikan yang sangat bagus. Oleh karena itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti program Beasiswa Erasmus+ yang diselenggrakan oleh Uni Eropa.

Destriani Nugroho Manager Program Erasmus+ Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam mengatakan bahwa kuliah di Eropa menjadi tujuan pendidikan favorit bagi mahasiswa Indonesia yang dapat dijangkau dengan mudah karena banyak peluang beasiswa ke sana salah satunya program Beasiswa Erasmus+ yang diselenggarakan Uni Eropa. 

“Pemerintah Eropa memberikan subsidi pendidikan yang sangat besar di perguruan tinggi Eropa, ,” ujarnya.

Dikatakannya saat ini Uni Eropa menyediakan beasiswa untuk 200 mahasiswa Indonesia. Mahasiswa harus gigih mencari informasi dan terus mempersiapkan diri untuk memenuhi persyaratan beasiswa Erasmus+

Manfaat beasiswa Erasmus+ dapat meningkatkan kemampuan interpersonal, sedikitnya kuliah di dua Universitas dan dua negara anggota Uni Eropa yang berbeda serta dapat meningkatkan kemampuan bahasa asing dan mendapatkan ijazah double degree, multipledegree atau joint degree.

“Tidak hanya mendapatkan ilmu yang bermanfaat tetapi juga bisa sekaligus bertamasya mengelilingi negara-negara yang ada di Eropa,” tambahnya.

Disebutkannya pendaftaran untuk mengikuti program Beasiswa Erasmus+ dibuka antara bulan Oktober- Desember dan proses seleksi oleh universitas Desember – Februari.

Pada kesempatan sosialisasi tersebut, UPT Internasional juga memotivasi mahasiswa dengan mengundang Alumni yang pernah mengikuti program Beasiswa Erasmus+ master degree tahun 2013-2015 yaitu Nova Resfita jurusan Biomedical Engineering, Dita Floresyona jurusan Molecular Nano dan Biophotonics dan Andi Syukri yang mengikuti EUNICE Erasmus+ Action serta Sas Sari Anggraini mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Andalas. 

Jenis beasiswa Program Erasmus+ yaitu untuk magister (S2) dengan syarat lulusan S1 sederajat dengan mengikuti program, Erasmus Mundus Joint Master Degree (EMJD) dalam masa studi 2 tahun. Erasmus+ menyediakan beasiswa 130 jurusan master yaitu SDA, kesehatan, pendidikan, bisnis, manajemen, komunikasi, informasi, teknik, humaniora, hukum dan lainnya. 

Beasiswa untuk Doktoral (S3) dengan syarat lulusan S2 sederajat dengan mengikuti program Erasmus Mundus Joint Doctorate Degree dengan masa studi selama 3 tahun. Selain untuk kuliah, Program Erasmus+ menyediakan program beasiswa untuk penelitian, mengajar dan kegiatan ilmiah dalam program EMJD paling lama 3 bulan. 

Erasmus+ memiliki program  kerjasama antar universitas seperti pertukaran pelajar S1-S2-S3 dalam program Intenasional Credit Mobility (Student credit Mobility dan staff Mobility).

Humas dan Protokol Universitas Andalas 

 

Read 822 times