Kuliah Umum bersama Kepala BNPT Republik Indonesia (BAKTI 2018)  Klik tombol ini
Toggle Bar

Kementerian ESDM RI Jadikan Mahasiswa Unand Duta Dalam Penerapan EBT di Perdesaan

07 Oktober 2017

Padang (Unand) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia ( ESDM RI) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Direktorat Aneka Energi Baru dan Terbarukan memberikan pembekalan mengenai energi baru dan terbarukan kepada mahasiswa Universitas Andalas pada Jum’at (6/10) di Ruang Seminar Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) lantai 1 Kampus Unand Limau Manis Padang.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk workshop dengan tema “Pemberdayaan Mahasiswa Untuk Penerapan dan Pemanfaat Energi Baru dan Energi Terbarukan di Perdesaan yang diikuti oleh sekitar 150 orang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas.

“Workshop ini akan berlangsung selama 2 hari yakni tanggal 6-7 Oktober 2017 dengan melibatkan mahasiwa sebagai peserta. Dipilihnya mahasiswa diharapkan sebagai duta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan energi baru dan terbarukan di wilayah perdesaan” ucap Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan, Maritje Hutapea.

Selama ini masih banyak masyarakat khususnya wilayah pedesaan yang belum memahami potensi dan memanfaatkan energi untuk meningkatkan ekonomi. Data yang dihimpun oleh Kementerian ESDM mencatat sebanyak 13 % wilayah di Sumatera Barat belum teraliri listrik. Padahal potensi energi baru dan terbarukan di daerah ini sangatlah besar. Untuk itu, potensi ini tentu perlu terus dikembangkan.

Peranan mahasiswa dalam hal ini sangatlah besar, Kementerian ESDM melalui workshop ini akan memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai energi baru dan energi terbarukan. Dengan memahami ini kita berharap mahasiswa dapat memberikan wawasan kepada masyarakat berkaitan dengan energi baru dan terbarukan kepada masyarakat sehingga dapat memanfaatkannya secara lebih maksimal. 

Ia mencontohkan bagaimana pemanfaatan energi listrik tidak hanya untuk penerangan saja, tetapi lebih dari itu juga sebagai potensi lain untuk kegiatan pembuatan kerajinan, kuliner dan lain sebagainya. Peningkatan kesadaran masyarakat tentang energi ini dapat diberikan mahasiswa saat mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai desa/nagari yang ada di wilayah Sumatera Barat. Untuk itu perlu kiranya dukungan Rektor dan pimpinan Unand untuk memasukan kegiatan ini pada program KKN.

Sementara itu Rektor Unand, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA menyebutkan program energi ini merupakan program pemerintah yang sudah lama sejak zaman pemerintahan presiden SBY. Kita menyadari bahwa kehidupan manusia saat ini tidak bisa lepas dari pemanfaatan energi. Untuk itu, perlu kiranya memantapkan pemahaman mengenai energi baru dan terbarukan ini kepada mahasiswa.

Lebih lanjut ia menjelaskan di Universitas Andalas sendiri saat ini telah ada pusat studi yang membahas soal energi. Banyak dosen dan mahasiswa yang telah melakukan riset soal energi ini. Mengingat Sumbar yang memiliki potensi enegri yang cukup bervariasi seperti energi panas bumi, air, dan sebagainya. Unand sendiri memiliki potensi energi yang cukup banyak seperti air. Untuk itu, perlu kiranya melakukan penelitian soal energi dengan memnfaatkan teknologi dan terus melakukan inovasi sehingga menghasilkan energi baru dan terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 686 times