Wisuda IV Tahun 2017, Program Doktor, Magister, Profesi dan Spesialis  Klik tombol ini untuk Melihat
Toggle Bar

FT Unand Gelar Pengabdian Masyarakat Di Bungus Teluk Kabung Padang

06 September 2017

Padang (FT Unand) - Fakultas Teknik (FT) Universitas Andalas menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat di Sungai Pisang Bungus Teluk Kabung Padang Sumatera Barat pada Minggu (3/9) yang lalu dengan mengusung tema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Nelayan Biduk.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Andalas Insannul Kamil, Ph. D mengatakan pengabdian kepada masyarakat merupakan upaya yang dilakukan oleh seseorang, kelompok atau bersama dengan mitrakerja ataupun oleh lembaga institusi seperti perguruan tinggi dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Ditambahkannya pengabdian kepada masyarakat bagi perguruan tinggi merupakan suatu kewajiban seperti yang telah tertuang dalam tridharma perguruan tinggi.

Dalam hal ini ia memilih Kenagarian Sungai Pisang Teluk Kabung Padang untuk melakukan pengabdian ini karena sesuai dengan tema yang diusung.

Menurutnya kebanyakan masyarakat disini bermata pencaharian sebagai nelayan dikarenakan kendaan geografis daerahnya yang terletak di pinggiran pantai.

“Selain itu disini juga memeliki potensi wisata yang tidak kalah menarik yang akan menjadi peluang  bagi masyarakat tersebut untuk peningkatan taraf hidupnya,”tambahnya. 

Program Kemitraan Masyarakat ini didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan serta Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Sementara itu, Isman (59 th) mitra nelayan biduk mengutarakan bahwa hal yang menjadi kendala saat ini belum tersedianya transportasi biduk yang representatif bagi nelayan sehingga nelayan biduk hanya bisa gigit jari melihat peluang emas tersebut. 

Ia menambahkan kebanyakan wisatawan lebih memilih memanfaatkan jasa tour and travel dikarenakan moda transportasi yang digunakannya jauh lebih baik dibandingkan yang dimiliki oleh nelayan biduk.

Diungkapkannya selain biduk yang digunakan dan dimiliki oleh nelayan masih sangat sederhana serta kurangnya pengetahuan tentang strategi pemasaran produk yang efektif sehingga rendahnya jumlah wisatawan yang menggunakan jasa transportasi biduk tersebut.

“Apabila nelayan biduk hanya mengandalkan perahu tradisional maka nelayan disini tidak akan mampu bersaing dengan nelayan modern yang memiliki fasilitas yang lebih canggih,”ujarnya.

Ketua Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Elita Amrina, Ph.D bersama timnya mencoba memberikan solusi untuk memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi oleh nelayan biduk diantaranya Pertama merancang desain biduk yang menarik yang dilengkapi dengan fasilitas kenyamanan dan keselamatan penumpang untuk meningkatkan kepuasan wisatawan terhadap jasa transportasi nelayan biduk.

Kedua memberikan pengetahuan dan penjelasan mengenai strategi pemasaran produk yang efektif untuk meningkatkan jumlah pengguna jasa transportasi nelayan biduk Ketiga membuat website untuk media promosi yang bisa memperkenalkan secara luas wisata di sungai pisang yang dihubungkan dengan berbagai media sosial.

“Kemudian dengan memberikan keterampilan kepada nelayan biduk dalam menggunakan dan mengelola website yang telah dibuat untuk peningkatan perekonomian nelayan biduk yang berkelanjutan,”ujarnya.

Humas 

 

Read 262 times