Tingkatkan Rasio Elektrifikasi Kelistrikan PT. PLN (Persero) Gandeng Unand Jalin Kerjasama

21 Jun 2017

Padang (Unand) – Masih rendahnya rasio elektrifikasi Kelistrikan di Sumatera Barat di tingkat nasional. Khususnya di wilayah Kepulauan Mentawai mendorong PT. Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) untuk melakukan Penelitian dan Survey Pembangunan Listrik Wilayah Perdesaan. Penelitian dan Survey mengandeng peneliti dan mahasiswa Universitas Andalas. Penelitian dan Survey ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PLN (Persero) dan Universitas Andalas pada Rabu (20/6) di Ruang Bagonjong Kantor PLN (Persero) Wilayah Sumbar.

Naskah kerjasama ini ditandantangani langsung oleh Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA dan General Manager PLN (Persero) Wilayah Sumbar Bambang Yusuf dan dihadiri pimpinan kedua institusi.

General Manager (GM) PT PLN Wilayah Sumbar Bambang Yusuf mengakui Kepulauan Mentawai agak tertinggal dari wilayah di Sumbar dalam rasio elektrifikasi yang diakibatkan karena persoalan geografis. "Kita sudah melakukan diskusi dengan pemda setempat terkait persoalan ini,"katanya.

Ia menjelaskan penyebab minimnya masyarakat yang menggunakan listrik adalah tingginya biaya penyambungan dari jaringan ke instalasi rumah penduduk.

"Kalau seandainya pemerintah setempat bisa mencarikan solusi terkait dalam hal ini tentu tingkat elektrifikasi di Kepulauan Mentawai bisa meningkat,"katanya.

Dia mengungkapkan dahulu memang ada pelayanan penyambungan secara gratis melalui dana penyertaan modal negara. Namun saat ini program tersebut tidak lagi disertakan dengan pemberian hibah dari PLN kepada masyarakat.

"Solusinya memang harus ada kerjasama pemda setempat untuk memberikan fasilitas penyambungan instalasi baru kepada masyarakat,"katanya

Selain itu, untuk memastikan jumlah desa/jorong yang belum berlistrik dan untuk mendapatkan informasi biaya kebutuhan energi dalam pemasangan listrik khususnya di Mentawai, maka dibutuhkan data survey dan penelitian yang dilakukan Unand sebagai acuan untuk pengembanagn kelistrikan pedesaan dimasa yang akan datang.

“survey dan penelitian ini sangat dibutukan sebagai roadmap pekerjaan PLN dimasa yang akan datang guna peningkatan pelayanan kepada pelanggan. Sehingga PLN mampu memberikan kehidupan yang lebih baik” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Unand, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA menyambut baik kerjasama yang telah dilakukan PT. PLN (Persero) dengan Universitas Andalas. Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia Unand memiliki pakar-pakar teknik yang handal dibidangnya. Menyikapi permintaan dari PT. PLN, Unand telah menyiapkan sejumlah dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan survey berkaitan dengan Pembangunan Listrik Wilayah Perdesaan. Hasil penelitian tersebut tentu sangat bermanfaat bagi PLN dan juga pengembangan ilmu pengetahuan.

Ia juga menyebutkan kerjasama antara Unand dan PLN diharapkan tidak hanya ini saya. “Kita juga berharap PLN yang memiliki labor kelistrikan yang sangat bagus dapat juga dimanfaatkan oleh dosen dan mahasiswa dalam melaksanakan praktek kuliah dan penelitian” tambahnya

Semoga kerjasama ini kedepannya dapat terus ditingkatkan baik secara kualitas maupun kuantitas sehingga dapat bermanfaat bagi kedua institusi.

Humas dan Protokol Unand

 

 

 

 

 

Read 828 times