Live Streaming Rapat Terbuka Dies Natalis Fakultas Ekonomi Universitas Andalas ke 60 Tahun  Klik tombol ini untuk melihat
Toggle Bar

MGB Unand Kukuhkan Prof. Dr. Ismansyah, SH, MH Sebagai Guru Besar Hukum Pidana

09 Desember 2016

Majelis Guru besar (MGB) Universitas Andalas mengukuhkan Prof. Dr. Ismansyah, SH, MH sebagai Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Andalas pada Kamis (08/12) dalam Rapat Terbuka Majelis Guru Besar di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

Hadir dalam acara ini, Wakil Rektor, Ketua Majelis Guru Besar, Anggota Majelis Guru Besar, Dekan, Wakil Dekan, Undangan,  dan Mahasiswa di Lingkungan Unand.

Prof. Ismansyah  menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Permasalahan Hukum Pidana Dalam Pengembangan Ilmu Hukum di Indonesia (Pentingnya Reformasi Hukum Pidana Terkait dengan Penegakkan Hukum)”.

Ia mengatakan hukum merupakan sebuah sistem yang sangat kompleks, keterkaitan antara satu unsur dalam sebuah sistem tidak dapat dipisahkan.

Menurutnya, sebuah sistem mengharuskan segala sesuatu menjadi saling keterkaitan  karena unsur yang satu akan mempengaruhi unsur yang lainnya.

“Sebuah sistem tidak akan berjalan dengan baik jika diantara unsur tidak terjadi sinkronisasi, koordinasi serta harmonisasi,”lanjutnya.

Pada hakekatnya hukum merupakan salah satu produk manusia dalam membangun dunianya, yang bisa dicermati atau ditelaah melalui interaksi yang berlangsung dimasyarakat. Dalam artian hukum itu dilahirkan oleh manusia dan menjamin kepentingan serta hak-hak manusia itu sendiri.

Dalam berbagai hal, hukum mempunyai pengaruh terhadap lembaga-lembaga kemasyarakatan, artinya terdapat hubungan yang langsung antara hukum dan perubahan-perubahan sosial.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan pentingnya reformasi hukum, reformasi hukum tidak hanya reformasi peraturan perundang-undangan saja, tetapi mencakup sistem hukum secara keseluruhan yaitu reformasi substansi hukum, struktur dan budaya hukum.

Artinya substansi, aparat penegak hukum dan pandangan serta nilai yang membudaya yang selama ini ada di tengah-tengah masyarakat harus dilakukan perubahan dan pembaharuan menjadi lebih berpihak dan mengerti terhadap kebutuhan masyarakat agar terwujud sistem hukum yang ideal di Indonesia.

Disamping melakukan pembaharuan dibidang struktur hukum, moral aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam penegakan hukum harus dibenahi dan ditingkatkan, melalui pelatihan atau Training yang dapat mengembleng mental serta moral penegak hukum sehingga betul-betul meresapi amanah yang diemban.

Selain itu, reformasi hukum tidak dapat dilepaskan dari proses dialektika yang terjadi di perguruan tinggi pada khususnya perkembangan pendidikan hukum  pada umumnya.

Dengan demikian, perkembangan ilmu hukum dimasa yang akan datang perlu diarahkan secara lebih empiris dan induktif dari pada kecendrungan yang bersifat deduktif dan normatif seperti yang selama ini dikembangkan, ketika paradigma ini tidak mampu lagi menerangkan realitas yang diamatinya.

Sementara itu, Ketua Majelis Guru Besar Unand Prof. Dr. dr. Darwin Amir, Sp.S (K) mengatakan pengukuhan ini  menegaskan keilmuan Prof. Dr. Irmansyah, SH, MH sebagai Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Menurutnya guru besar merupakan jabatan fungsional tertinggi yang merupakan indikator kemajuan profesionalitas staf akademik di sebuah perguruan tinggi.

Ia berharap momen ini dapat menjadi sumbangsih dan meningkatkan pengabdian untuk kemajuan universitas Andalas sesuai yang tertuang dalam visi menjadi universitas yang terkemuka dan bermartabat.

Humas dan protokol unand

Read 1106 times