Wisuda IV Tahun 2017, Program Doktor, Magister, Profesi dan Spesialis  Klik tombol ini untuk Melihat
Toggle Bar

Mahasiswa Unand menjadi perwakilan KPN 2016 Di Selat Karimata

29 Oktober 2016

Prestasi yang membanggakan kembali diraih oleh dua orang mahasiswa Universitas Andalas yaitu Gilang Arya Liza ( Fakultas MIPA Jurusan Matematika) dan Sufita Hardhani (Fakultas Farmasi). Gilang Arya Liza dan Sufita Hardhani merupakan anggota dari Racana Putera Puteri Swarnadwipa (Pramuka Unand). Mereka adalah dua dari tiga orang perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengikuti kegiatan Kapal Pemuda Nusantara (KPN) Sail Selat Karimata 2016 yang dilaksanakan di Pantai Pulau Datok, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat dari tanggal 04 sampai dengan 20 Oktober 2016 lalu.

Gilang mengatakan kegiatan KPN ini merupakan program tahunan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI). Perwakilan dari setiap provinsi di Indonesia.

Selain itu, tujuannya adalah untuk meningkatkan kecintaan dan wawasan pemuda terhadap tanah air, kebangsaan, serta kebaharian dan nantinya peserta KPN 2016 ini akan bertugas menjadi pagar ayu dan pagar bagus dalam penyambutan rombongan Presiden RI di acara puncak Sail Selat Karimata 2016.

Ia juga tak memungkiri betapa sulitnya untuk dapat bergabung menjadi peserta KPN 2016 ini karena masing-masing kandidat harus melewati tahapan seleksi yang ketat di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) masing-masing provinsi. “Tetapi semua itu terbayar sudah setelah mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Kemenpora tersebut,”ujarnya.

Sementara itu Sufita Hardhani juga ikut merasakan pengalaman yang berharga ini mengungkapkan selama lebih kurang 1 bulan delegasi terpilih dari Sumbar  mempersiapkan keberangkatan mereka mulai dari seragam, kostum untuk pagelaran budaya serta latihan intensif untuk acara culture performance nantinya.

Ia menceritakan sehari sebelum keberangkatan delegasi Provinsi Sumatera Barat dilepas langsung oleh Bapak KaDispora Sumbar, Wakil Rektor III Universitas Andalas bersama Dewan Racana Putera Puteri Swarnadwipa (Pramuka Unand) dengan harapan delegasi Sumbar dapat memberikan yang terbaik untuk Provinsi Sumatera Barat.  

Semua delegasi KPN dari seluruh indonesia berkumpul di Wisma Soegondo Djoyo Poespito (PP-PON Cibubur) sebelum diberangkatkan ke Selat Karimata. Kegiatan KPN 2016 dibuka secara langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Imam Nahrawi. Selama dua hari peserta KPN 2016 ini diberikan pembekalan di PP-PON Cibubur dengan berbagai macam materi yang disampaikan oleh narasumber yang kompeten dibidangnya seperti materi mengenai kepemudaan dan kelas inspiratif.

Peserta KPN 2016 ini diberangkatkan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Pontianak dengan menggunakan Kapal Pelni KM. Lawit dan singgah sebentar di Pelabuhan Tanjung Pandan, Belitung. 

Selama lebih kurang tiga hari di atas kapal diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik seperti pengenalan dan berkeliling Kapal KM. Lawit, materi mengenai daerah yang akan menjadi tujuan nantinya yaitu Kalimantan Barat serta persiapan mengenai project yang nantinya akan dilaksanakan di desa bakti. 

Rombongan KPN 2016 sampai di Kota Pontianak disambut oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, sore harinya rombongan langsung bertolak ke Kabupaten Kayong Utara tempat puncak acara Sail Selat Karimata 2016 nantinya akan dilangsungkan menggunakan kapal klotok (kapal yang terbuat dari kayu yang digunakan sebagai transportasi untuk menghubungkan Kabupaten Kayong Utara dengan Kota Pontianak oleh masyarakat Kalimantan Barat). 

Setelah lebih kurang 9 jam berada di kapal klotok, akhirnya rombongan sampai di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara yang disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Kayong Utara dan rombongan KPN 2016 ini akan melaksanakan homestay (tinggal bersama masyarakat setempat).

Selama 5 hari di Desa Pangkalan Buton ini, peserta KPN berbaur dengan masyarakat dan melakukan berbagai macam kegiatan sosial seperti gotong royong, aksi bersih pantai, memberikan kelas Inspirasi di sekolah-sekolah yang berada disekitar Desa Pangkalan Buton, hingga observasi ke rumah-rumah warga untuk menggali informasi mengenai keadaan sosial ekonomi masyarakat Desa Pangkalan Buton yang nantinya peserta KPN 2016 akan mengusulkan solusi terhadap masalah yang ditemui dengan cara mengajukan proposal rancangan kegiatan ke pemerintah setempat.

Pada malam harinya dilaksanakan kegiatan culture performance dimana setiap malamnya delegasi dari masing-masing provinsi di Indonesia menampilkan kesenian daerah mereka masing-masing yang disaksikan oleh warga Desa Pangkalan Buton. Delegasi Sumatera Barat mendapatkan giliran tampil pada malam keempat (malam terakhir) dan mereka berhasil memukau penonton dengan penampilan “Tari Piriang Tapuak Galembong”.

Tibalah saatnya acara puncak perhelatan Sail Selat Karimata 2016 yang dilaksanakan di Pantai Pulau Datok, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara pada hari Sabtu, 15 Oktober 2016. Persiapan untuk menjadi pagar ayu dan pagar bagus untuk menyambut kedatangan rombongan Presiden RI. 

Seluruh peserta KPN 2016 menggunakan pakaian adat dari daerah masing-masing sekitar jam 09.00 WIB, rombongan Presiden RI datang dan acara puncak Sail Selat Karimata pun terlaksana dengan begitu meriah mulai dari parade tari kolosal yang diikuti oleh 600 orang pelajar se-Kabupaten Kayong Utara, Parade Pesawat Tempur, Parade Kapal Perang, Parade Paralayang dan lain sebagainya. 

Pada malam harinya juga dilaksanakan jurit malam yang merupakan kegiatan pengganti dari mandi khatulistiwa yang biasanya dilaksanakan di atas kapal. Dalam kegiatan ini, secara berkelompok peserta KPN 2016 mengelilingi Desa Pangkalan Buton melewati beberapa pos pengujian dan berakhir di sebuah lapangan sekolah dan disana dilaksanakan upacara api unggun dimana setiap peserta diarahkan untuk mencium Sang Saka Merah Putih sambil meneriakkan “Saya Siap Menjaga Keutuhan NKRI”.

Keesokan harinya rombongan KPN 2016 harus berangkat meninggalkan Kabupaten Kayong Utara kembali menuju Pontianak dengan menggunakan kapal klotok. Setelah lebih kurang 9 jam berada di kapal klotok, rombongan sampai di Pontianak dan langsung menuju Hotel. Keesokan harinya kegiatan dilanjutakan dengn silaturahmi bersama Gubernur Kalimantan Barat dan dilanjutkan dengan agenda city tour yaitu mengunjungi beberapa tempat wisata di Kalimantan Barat seperti museum Kalimantan Barat, Masjid Raya Mujahidin Kalimantan Barat, Tugu Khatulistiwa, Rumah Adat Kalimantan Barat dan terakhir ditutup dengan belanja souvenir dan oleh-oleh khas Kalimantan Barat.

Rombongan berangkat menuju pelabuhan untuk kembali ke Jakarta dan dilanjutkan dengan acara penutupan oleh Deputi Bidang Kepemudaan Republik Indonesia.

Terimakasih KPN 2016 dan kami tunggu Duta Pemuda Bahari Sumatera Barat di Sail Sabang, Aceh 2017 (Gilang Arya Liza dan Sufita Hardhani, Oktober 2016).

Humas dan Protokol Unand

Read 1709 times