Wisuda IV Tahun 2017, Program Doktor, Magister, Profesi dan Spesialis  Klik tombol ini untuk Melihat
Toggle Bar

Momentum Sumpah Pemuda, Tiga Mahasiswa UNAND Launching Republik Sanjai

29 Oktober 2016

Tiga mahasiswa Unand launching Republik Sanjai saat momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2016 di Gedung Pusat Kesehatan Mahasiswa Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat. Republik Sanjai adalah sebuah brand bisnis sosial dan amal yang bergerak di bidang kuliner khas Minangkabau, Sumatera Barat dengan tema politik pemerintahan. Tiga mahasiswa penggagas Republik Sanjai juga merupakan Aktivis BEM KM UNAND periode 2016/2017 yaitu Edi Kurniawan (Presiden Mahasiswa), Muhammad Irvan (Kepala bidang Aksi dan Propaganda) dan Aidil Hakim (Menteri Komunikasi dan Informasi).

“Nama Republik Sanjai dan tema politik pemerintahan kita pilih karena latar belakang kita sebagai aktivis politik kampus, kita juga memilih bisnis kuliner khususnya oleh-oleh khas Minangkabau karena latar belakang sebagai mahasiswa daerah di luar Sumatera Barat merasa sulit mencari oleh-oleh khas dengan brand kreatif. Tak hanya itu, kita ingin menggabungkan konsep bisnis, sosial dan amal sehingga setiap pembeli secara otomatis telah berdonasi untuk project social dan amal sebesar 2,5 %” kata Edi Kurniawan selaku Presiden Republik Sanjai saat di temui di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Andalas.

Strategi pemasaran kreatif  Republik Sanjai menjadi nilai tawar tersendiri di bandingkan brand bisnis kuliner lain yang sejenis. Republik Sanjai menawarkan tiga varian rasa unggulan yaitu rasa Eksekutif (keripik cabai merah), rasa Legislatif (keripik cabai hijau), dan rasa Yudikatif (keripik bumbu jagung). Sistem bisnis sosial dan amal yang di tawarkan berupa MOU kerjasama khususnya dengan lembaga mahasiswa dengan memberikan 2,5 % dari setiap 1 pcs hasil penjualan kepada lembaga tersebut dan secara otomatis juga telah berdonasi sebesar 2,5 % untuk project sosial dan amal. Donasi 2,5 % akan di cloting sebulan sekali dan akan di salurkan ke projek sosial dan amal yang telah di tentukan seperti panti asuhan, rumah Tahfiz Quran, donasi kemanusiaan seperti Palestina, Surya dsb.

Produk kuliner dengan brand Republik Sanjai menjual berbagai makanan khas Minangkabau sesuai pesanan khususnya keripik dengan harga 10 k dengan berat ¼ kg. Republik Sanjai tidak memproduksi sendiri setiap produk yang di pasarkan melainkan hanya sebuah brand yang mengemas dan memasarkan dengan kreatif produk yang di ambil dari seluruh penjuru Sumatera Barat. Republik Sanjai berupaya kembali memperkenalkan makanan khas Sumatera Barat dengan selera kekinian anak muda.

“Republik Sanjai di launcing saat momentum Sumpah Pemuda di harapkan mampu meberikan inspirasi kepada pemuda Indonesia, khususnya pemuda Sumatera Barat agar semakin semangat berkontribusi nyata untuk Indonesia. Karena sebagai pemuda Indonesia kita tidak berbicara narasi ataupun janji-janji melainkan kontribusi”  ujar Muhammad Irvan selaku Wakil Presiden Republik Sanjai saat di wawancarai di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Andalas.

Launching Republik Sanjai di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa  Universitas Andalas di lakukan dengan membagikan keripik secara gratis dan membagikan selebaran promosi .

“Republik Sanjai bukan merupakan komersialisasi politik, melainkan bentuk edukasi politik dengan pola kreatif” kata Aidil Hakim selaku Menteri Informasi dan Komunikasi Republik Sanjai saat membagikan selebaran di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Andalas.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 1287 times